Wartalive.co.id – Desa Sipange Siunjam, Tapanuli Selatan, yang beberapa waktu lalu diterjang banjir bandang, kini mulai bangkit dari keterpurukan. Salah satu upaya pemulihan dilakukan melalui program “Bersama Kita Pulih” yang diinisiasi oleh Yayasan Abulyatama Indonesia (YAI) Cabang Padangsidimpuan-Tapanuli Selatan. Program tersebut dilaksanakan, Minggu, (1/12/2024), dengan melibatkan 90 anak penyintas banjir bandang.
Program ini bertujuan untuk memulihkan semangat dan kebahagiaan anak-anak yang mengalami trauma pascabencana. Beragam kegiatan edukatif dan menyenangkan disiapkan untuk membantu mereka kembali ceria serta membangun kepercayaan diri.
“Program ini diisi oleh pengajar dari The Yatim Village Padangsidimpuan, yang memiliki pengalaman dalam mendekati anak-anak melalui berbagai kegiatan seperti permainan, bernyanyi, melukis, ice breaking, pemberian makanan ringan, hadiah khusus untuk anak yatim, dan doa bersama. Harapannya, anak-anak dapat pulih dari trauma, kembali percaya diri, dan menjalani aktivitas seperti biasa,” ujar Safariyarti Saragih, Ketua YAI Cabang Padangsidimpuan-Tapanuli Selatan.
Baca Juga : Pj Gubernur Sumut Serahkan Bantuan Logistik Bagi Korban Longsor di Sibolangit
Kabid Pendayagunaan YAI Cabang Padangsidimpuan-Tapanuli Selatan, Mitha Astriana CHt, menjelaskan bahwa trauma pada anak-anak pascabencana dapat berdampak panjang terhadap perkembangan emosi dan sosial. “Jika tidak ditangani dengan baik, trauma dapat memicu masalah psikologis di masa depan, seperti gangguan kecemasan, depresi, hingga Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD),” paparnya.
Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Yusuf Pulungan, Kepala Desa Sipange Siunjam, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada para relawan. “Alhamdulillah, dengan adanya program ini, anak-anak kembali ceria, bahagia, dan semangat. Semoga mereka bisa segera menjalani aktivitas seperti biasa. Terima kasih kepada relawan YAI Cabang Padangsidimpuan-Tapanuli Selatan,” ucapnya.
Selain program pemulihan trauma, YAI Cabang Padangsidimpuan-Tapanuli Selatan juga menyalurkan bantuan tahap kedua berupa pakaian layak pakai dan beras yang langsung didistribusikan ke posko bencana di Siunjam. Bantuan serupa juga diberikan kepada delapan kepala keluarga yang minim dukungan di Desa Huta Padang, tetangga Siunjam. Bantuan tersebut berupa goodie bag berisi beras, gula, teh, roti, dan pakaian layak pakai.
Lihat Juga : HUT Pemkab Tapsel ke- 74, Kapolres Tapsel Ajak Masyarakat Bangun Daerah Lebih Maju
Safariyarti Saragih menegaskan bahwa program ini adalah bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. “Semoga bantuan ini meringankan beban mereka dan menjadi langkah awal untuk bangkit dari keterpurukan,” tutupnya.(JT/TP)
Editor : Indra Sikoembang

