Wartalive.co.id – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan DR. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag, mewisuda sebanyak 500 orang mahasiswa Strata 1 (S1) angkatan 52 (LII) dan Pasca Sarjana angkatan 25 (XXV) pada sidang senat terbuka wisuda Sarjana dan Pasca Sarjana UIN Syahada Padangsidimpuan Tahun Akademik 2025-2026, di Auditorium UIN Syahada Padangsidimpuan, Sabtu (26/7/2025).Â
Wisuda Sarjana dan Pasca Sarjana UIN Syahada Padangsidimpuan yang mengambil tema, ‘Generasi Emas Berdaya Saing Global Berdasarkan Teoantropoekosentris’ dilaksanakan secara tatap muka, dihadiri Ketua dan anggota Senat UIN Syahada Padangsidimpuan, Wali Kota Padangsidimpuan diwakili Staf Ahli Rahmat Marzuki, pimpinan civita akademisu, wisudawan / ti yang di wisuda beserta orang tua, serta undangan lainnya.
Hadir juga pimpinan dunia usaha seperti PT. Agincourt Resources, Perbankan, Ketua dan anggota Dharma Wanita Persatuan dilingkungan UIN Syahada, Padangsidimpuan, para orangtua wisudawan/ti dan undangan lainnya.
Rektor UIN Syahada Padangidimpuan DR. H. Muhammad Darwis Dasopang, dalam sambutannya mengatakan, hari ini merupakan hari yang sangat istimewa bagi para wisudawan dan keluarga wisudawan, karena dapat mengikuti prosesi penting dari pencapaian suatu jenjang akademik di Perguruan Tinggi.
” Saya menyampaikan dan mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati atas keberhasilan yang diraih dalam menyelesaikan pendidikan di UIN Syahada ini, dan hari ini akan di wisuda sebanyak 500 orang dari dua jenjang dan dua angkatan, ” ujar Rektor.
Rektor juga mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada para orangtua dan keluarga wisudawan yang hadir hari ini dan kehadiran bapak, ibu menjadi saksi kesuksesan anak bapak dan Ibu yang merupakan wujud dari dukungan, pengorbanan dan kasih sayang yang telah bapak, ibu berikan sepanjang perjalanan mereka kuliah di kampus ini.
Rektor juga berpesan kepada para wisudawan dan wisudawati agar jangan merasa puas dengan perolehan yang dicapai pada hari ini. Kami dari kampus, atas ridho orangtua, bila masih memungkinkan silakan untuk melanjutkan studinya lagi kejenjang yang lebih tinggi.
” Bapak dan ibu adalah pilar penting dalam keberhasilan mereka dan kita semua tahu bahwa tanpa cinta dan bimbingan bapak, ibu, prestasi dan keberhasilan ini tidak akan mungkin tercapai. Terima kasih atas dedikasi bapak, ibu sebagai orangtua dan hari ini kami serahkan kembali anak-anak kepada bapak, ibu yang telah dititipkan kepada kami beberapa tahun yang lalu, ” sebutnya.
Rektor menyebutkan, tema wisuda hari ini bukan sekadar slogan, tetapi merupakan refleksi mendalam dari misi besar pendidikan tinggi Islam saat ini yakni, membentuk manusia unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual, sosial dan ekologis.
” Kita hidup di era penuh tantangan yang disrupsi teknologi, krisis iklim, polarisasi sosial, serta degradasi nilai-nilai kemanusiaan. Maka, diperlukan sebuah paradigma baru yakni teoantropoekosentrisme, yaitu pandangan yang meletakkan Tuhan, manusia, dan alam sebagai satu kesatuan yang saling terhubung dan saling bertanggung jawab, ” katanya
Ia menambahkan, sebagaimana disampaikan oleh Menteri Agama RI dalam pembukaan AICIS 2025 baru-baru ini, tema “Islam, Eco-theology, and Technological Transformations for an Equitable and Sustainable Future” menjadi panggilan besar bagi kita semua.
Eco-theology, atau ekoteologi Islam, mengajarkan, manusia tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai penjaga (khalifah) bumi. Artinya, dalam Islam, ilmu bukan hanya alat, tapi amanah. Teknologi bukan hanya sarana, tapi tanggung jawab.
Oleh karena itu, dalam kerangka teoantropoekosentris, kita ingin membentuk lulusan yang mampu bersaing secara global, namun tetap berpijak pada nilai-nilai tauhid, keadilan sosial dan kelestarian lingkungan.
” Kita ingin para lulusan menjadi solusi, bukan sekadar reaksi. Bukan hanya ahli dalam bidangnya, tapi juga bijak dalam mengelola kehidupan, peduli pada krisis kemanusiaan dan krisis ekologis, ” tegasnya.
Sementara, Wali Kota Padangsidimpuan diwakili Staf Ahli Wali Kota Rshmat Marzuki menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada UIN Syahada yang terus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu, tetapi juga kuat dalam akhlak dan spiritualitas.
Tema wisuda kita hari ini, ‘Generasi Emas Berdaya Saing Global, Berdasarkan Teoantropoekosentris’, sangat relevan dengan tantangan zaman yang kita hadapi. Kita hidup di era persaingan terbuka, di mana kemampuan intelektual, teknologi, serta soft skills seperti kepemimpinan, komunikasi dan kolaborasi sangat dibutuhkan. Namun, yang paling penting adalah karakter dan jati diri.
” Atas nama Pemko Padangsidimpuan, saya berharap wisudawan tidak hanya sukses secara individu, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan masyarakat dan daerah kita. Kota Padangsidimpuan membutuhkan anak-anak muda seperti kalian yang punya visi, semangat inovasi, dan keberanian untuk membawa perubahan, ” kata Rahmat.
Bagi kalian yang akan melanjutkan studi, bekerja, atau bahkan merintis usaha, ingatlah bahwa proses belajar tidak pernah berhenti. Jadilah insan-insan yang adaptif dan terus berkembang, namun tetap menjaga akar nilai-nilai lokal dan agama yang telah kalian pelajari di UIN Syahada.
” Saya ucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan keluarga besar UIN Syahada, semoga ilmu yang diperoleh menjadi amal jariyah dan bekal membangun bangsa yang lebih baik, ” terangnya.
Kabag Umum dan Akademik UIN Syshada Padangsidimpuan Ratonggi Hasibuan, MA menjelaskan, dari 500 mahasiswa dan mahasiswi sarjana dan Pasca Sarjana yang diwisuda yakni, jenjang Strata 1 (S1) sebanyak 421 orang dan jenjang Pasca Sarjana (S2) sebanyak 79 orang.
” Jenjang Strata S1 terdiri dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) sebanyak 225 orang, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (Fasih) sebanyak 19 orang, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (PDIK) sebanyak 45 orang, Fakultas Ekonomi, Bisnis Islam (FEBI) sebanyak 132 orang, ” jelasnya. (Wan)

