Tuesday, October 13, 2026

Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Lingkungan, Pemkab Samosir Sosialisasikan Pencegahan Karhutla

Baca Juga

Wartalive.co.id – Di Kabupaten Samosir, pemerintah setempat melaksanakan sosialisasi mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran. Kegiatan sosialisasi ini berlangsung di dua kecamatan yang dikenal rawan kebakaran, yaitu Kecamatan Sianjur Mula Mula dan Harian, Senin (2/6/2025)

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari Kecamatan Sianjur Mula Mula dan Harian, kepala dusun dari desa-desa yang berisiko kebakaran, serta perwakilan lembaga adat dan Forkopicam dari kedua kecamatan tersebut.

- Advertisement -

Pada sosialisasi yang berlangsung, Asisten Pemerintahan Tunggul Sinaga mewakili Bupati Samosir untuk menyampaikan informasi mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Ia menekankan pentingnya tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam upaya pencegahan Karhutla.

Baca Juga : Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025: TNI Teguhkan Komitmen dan Kesetiaan Kepada Ideologi Negara

“Berdasarkan data BMKG, saat ini Indonesia khususnya Kabupaten Samosir sedang mengalami musim kemarau yang dapat meningkatkan risiko Karhutla. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pencegahan Karhutla,” kata Tunggul Sinaga.

Sosialisasi ini bertujuan agar seluruh aparatur desa dan lembaga adat dapat memberikan arahan serta pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Diharapkan mereka dapat berpartisipasi secara aktif dalam menjaga lingkungan. Setiap desa diharapkan untuk melakukan pengawasan dan melaporkan segala hal yang mencurigakan kepada Forkopicam atau langsung kepada Pemerintah Kabupaten Samosir.

Dalam sosialisasi tersebut, beberapa kesepakatan dicapai, di antaranya adalah Kepala Desa akan segera mengeluarkan surat edaran atau himbauan yang berisi larangan untuk membakar lahan atau hutan. Surat tersebut akan disampaikan secara langsung dari pintu ke pintu, dilakukan patroli secara rutin, serta membentuk satuan tugas sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Kebakaran hutan harus distop, ini tanggung jawab kita semua. Mari kita edukasi masyarakat, kalau sudah kebakaran kita tidak bisa berbuat apa-apa dengan kondisi geografis yang terjal, bukit dan gunung tidak mungkin bisa dengan damkar,” tegas Tunggul.

Tunggul mengingatkan agar pembukaan lahan tidak dilakukan melalui pembakaran. Ia juga meminta para peternak dan pengembala untuk tidak membakar hutan atau pegunungan demi menumbuhkan rumput baru. Selain itu, ia menekankan pentingnya memberikan edukasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran sebagai langkah utama dalam pencegahan, termasuk kepada para pemilik lahan.

Andri P. Limbong, selaku Camat Sianjur Mula-mula, mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, wilayahnya mengalami kebakaran. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya semua elemen pemerintah untuk bersatu dalam memahami dan mengambil tindakan guna mencegah serta menangani insiden kebakaran yang terjadi. “Kondisi ini selalu berulang, bahkan lokasinya sama. Mari kita kerjasama mengindentifikasi. Kebakaran ini merugikan kepentingan orang banyak apalagi sebagai daerah wisata akan menimbulkan efek negatif” katanya.

Lihat Juga : Kodim 1501/Ternate Lakukan Persiapan Penutupan TMMD ke-124

Andri menginstruksikan semua kepala desa beserta aparatnya untuk siap mendampingi petugas saat kebakaran terjadi.

Danramil Harian mengungkapkan bahwa mereka, bersama pemerintah dan kepolisian, telah berusaha keras untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di wilayah Harian, Sikkam, dan menara pandang Tele dalam beberapa waktu terakhir. Namun, tim pemadam kebakaran yang dikirim oleh Pemkab Samosir menghadapi tantangan besar akibat kondisi geografis yang sulit dijangkau.

“Mari sama-sama mencegah kebakaran ini, Menjadi mata dan telinga dengan kondisi saat ini, deteksi dini dan melaporkan dengan cepat. Dengan kondisi wilayah yang terdiri dari pegunungan dan lereng, sulit untuk melakukan pemadaman maka perlu di antisipasi sejak dini” ucapnya.

Sumber : Kominfo Samosir

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya