Wartalive.co.id – General Manager Operations & Deputy Director Operations PTAR, Rahmat Lubis, mengatakan bahwa ajang Martabe Run 2025 merupakan bentuk nyata dari komitmen perusahaan dalam mendukung kehidupan masyarakat yang sehat, memupuk semangat sportivitas, dan menciptakan atlet-atlet berbakat dari daerah.
Martabe Run 2025 terselenggara berkat kerja sama antara PTAR, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, dan berbagai pemangku kepentingan. Dukungan juga datang dari mitra perusahaan seperti PT Macmahon Mining Services, PT Supra Bakti Mandiri, PT G4S Security Services, PT Anggun Permai Tekindo, PT Sangati Soerya Sejahtera, PT Indodrill Indonesia, PT Gobel Dharma Sarana Karya, PT Promincon Indonesia, dan PT Trans Continent.
Sekitar 3.000 peserta dari Tapanuli Selatan dan Kota Padangsidimpuan memadati ajang lari Martabe Run 2025 yang digelar oleh PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk perayaan 13 tahun sejak penuangan emas pertama sekaligus sebagai upaya mendorong pola hidup sehat dan memunculkan bibit-bibit atlet dari wilayah sekitar tambang.
Baca Juga : Kepala Kantah Kunjungi Polres Padangsidimpuan Pastikan Program Strategis Nasional Berjalan Lancar
Perlombaan yang berlangsung di Batang Toru, Tapanuli Selatan, pada 27 Juli 2025 tersebut mempertandingkan tiga kategori, yakni 2,5K, 5K, dan 10K. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang, seperti pelajar, komunitas olahraga, masyarakat umum, karyawan PT Agincourt Resources (PTAR), hingga mitra kerja Tambang Emas Martabe.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan bersejarah kami, menandai 13 tahun sejak penuangan emas pertama di Tambang Emas Martabe. Kami ingin merayakannya melalui kegiatan yang sehat, menyenangkan, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Rahmat.
Sejak awal beroperasi pada 24 Juli 2012, PTAR telah berkembang sebagai perusahaan yang tak hanya fokus pada produksi mineral berharga, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, inovasi teknologi pertambangan, dan pelestarian keanekaragaman hayati khususnya di ekosistem Batang Toru.
“Semua itu berjalan dilandasi komitmen kami dalam mewujudkan pertambangan yang berkelanjutan. Upaya keberlanjutan salah satunya melalui bidang olahraga yang memberi ruang bagi generasi muda untuk berkembang menjadi atlet andalan masa depan,” tambah Rahmat.
Di bawah naungan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), sektor kepemudaan dan olahraga menjadi salah satu pilar utama selain pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial budaya, dan ekonomi lokal. Melalui Club Jaya Atletik Batang Toru yang dibina oleh PTAR, telah lahir sejumlah atlet yang sukses di berbagai kejuaraan tingkat daerah dan nasional.
Salah satu atlet tersebut adalah Jupiter Andika Putra, pelari trail yang berhasil meraih medali emas dalam kategori Klasik Junior 12K di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara tahun 2024. Selain itu, PTAR juga aktif membina bakat-bakat muda di cabang olahraga sepak bola dan bela diri.
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, turut hadir dalam acara tersebut dan menyampaikan apresiasinya atas kontribusi PTAR terhadap sektor olahraga dan kesehatan masyarakat. Ia menilai konsistensi PTAR dalam menyelenggarakan program seperti beasiswa Martabe Prestasi, program Dokter Spesialis Masuk Desa, serta rencana operasi katarak gratis, menunjukkan komitmen kuat perusahaan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Setiap bulan PTAR hadir langsung ke desa-desa memberikan layanan kesehatan gratis. Ini bentuk kepedulian luar biasa. Kegiatan Martabe Run ini juga sangat penting dalam membangun semangat hidup sehat, khususnya di kalangan generasi muda,” tutur Gus Irawan ketika menghadiri Martabe Run 2025.
Ia juga mengingatkan pentingnya kegiatan olahraga sebagai sarana untuk menjauhkan anak-anak muda dari pengaruh buruk seperti penyalahgunaan narkoba dan judi daring.
“Tidak ada orang sukses karena narkoba dan tidak ada yang kaya karena judi online. Anak-anak kami harus memilih jalan yang sehat dan produktif. Manfaatkan ruang-ruang positif seperti Sopo Daganak milik PTAR untuk mengembangkan minat dan bakat kalian,” ujarnya.
Pada ajang tersebut, pelari lokal asal Desa Wek 3, Batang Toru, Victorius Mendrofa, sukses menjadi Juara I kategori 10K. Ia menyelesaikan lomba dalam waktu 35 menit 25 detik. Sebelumnya, Victorius juga meraih juara di kategori yang sama pada Jogja Marathon bulan Juni lalu.
Lihat Juga : 11.100 Warga Padangsidimpuan Terima Bantuan Beras dari Pemerintah Pusat
“Terima kasih kepada PTAR yang telah menyelenggarakan Martabe Run. Acaranya seru dan saya yakin semua peserta menikmatinya. Secara pribadi saya juga menyampaikan terima kasih kepada PTAR yang selama ini membina dan mendukung saya hingga bisa berprestasi di berbagai event besar,” ucapnya.(Tamrin)

