Tuesday, October 13, 2026

Gubernur Sumut Paparkan Langkah Strategis Tangani Karhutla

Baca Juga

Wartalive.co.id – Untuk mengantisipasi dan menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan sejumlah langkah yang telah ditempuh. Hal itu disampaikannya saat mengikuti rapat monitoring penanganan Karhutla secara daring, yang membahas situasi terkini di beberapa daerah di Indonesia, bertempat di Rumah Dinas Gubernur di Jalan Sudirman, Medan, pada Senin (28/7/2025).

Beberapa langkah yang telah diambil antara lain, menjalin kerja sama lintas sektor dalam pemadaman api di daerah kabupaten/kota, termasuk keterlibatan instansi terkait. Selain itu, penanganan dampak kekeringan juga dilakukan di Kabupaten Samosir melalui penyediaan air bersih menggunakan armada Mobil Tangki Air milik BPBD Sumut.

- Advertisement -

Pemerintah Provinsi juga bersinergi dengan Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera dan BPBD dalam penyelenggaraan Bimbingan Teknis Satgas Dalkarhut di Kabupaten Samosir pada Juni 2025. Kolaborasi lainnya mencakup pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca bersama BNPB dan BMKG di kawasan pariwisata strategis nasional (KSPN) pada 26–31 Juli 2025.

Baca Juga : PTAR Gelar Martabe Run 2025, Dorong Hidup Sehat dan Lahirkan Atlet Berprestasi

“Selanjutnya melakukan pendampingan ke Kabupaten Samosir, Toba, Dairi, dan Palas dengan mengerahkan personel BPBD Sumut, melakukan pendampingan yang dilakukan oleh BPBD Sumut dalam penanganan pemadaman Karhutla dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran hutan dan lahan, mesin pompa air dan pompa gendong,” kata Bobby.

Dalam upaya memperkuat kewaspadaan, Pemerintah Provinsi Sumut telah menetapkan enam kabupaten berstatus Siaga Darurat Karhutla, berdasarkan Keputusan Gubernur Sumut Nomor 188/22/461/KPTS/2025. Enam daerah tersebut meliputi Kabupaten Toba, Dairi, Karo, Samosir, Simalungun, dan Humbang Hasundutan.

Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan bahwa terdapat enam wilayah prioritas nasional dalam penanganan Karhutla, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Meskipun Sumut tidak termasuk di dalam daftar prioritas tersebut, ia memastikan bahwa dukungan dari pemerintah pusat tetap akan diberikan.

“Walaupun bukan provinsi prioritas, tapi tidak ada perbedaan, pemerintah pusat akan turun memberikan bantuan,” kata Suharyanto.

Lihat Juga : Kepala Kantah Kunjungi Polres Padangsidimpuan Pastikan Program Strategis Nasional Berjalan Lancar

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengimbau seluruh pihak untuk terus memperkuat kerja sama dalam mengatasi Karhutla secara menyeluruh di Indonesia. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah sebagai kunci keberhasilan menurunkan angka Karhutla secara nasional.

“Artinya tahun ini mestinya kita bisa memperbaiki angka kebakaran hutan kita, saya kira keberhasilan kita karena kerjasama, kolaborasi dan kemampuan kita menghilangkan ego sektoral antara kementerian, lembaga dan pemerintah daerah,” kata Raja. (Islino)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya