Wartalive.co.id — Proses pemulihan pasokan air bersih ke Kota Padangsidimpuan terus dilakukan PDAM Tirtanadi menyusul kerusakan jaringan pipa akibat banjir dan longsor. Tim di lapangan harus bekerja di medan yang sangat ekstrem, dengan kondisi jalur terjal dan berada di pinggiran aliran Sungai Aek Godang, (22/12/2025)
Upaya pemulihan pasokan air bersih ke Kota Padangsidimpuan terus dilakukan oleh PDAM Tirtanadi di tengah medan yang sangat ekstrem. Sejumlah pipa transmisi yang sebelumnya hanyut akibat banjir dan longsor kini ditarik kembali secara manual menggunakan katrol oleh tim di lapangan.
Ketua PDAM Tirtanadi, Tamba Tua Rambe, menyampaikan bahwa proses penarikan pipa dilakukan sedikit demi sedikit karena kondisi lokasi yang terjal dan berisiko. Hingga saat ini, pipa yang sempat turun ke bawah berhasil ditarik naik sekitar dua meter dan masih akan melewati jalur berbatu untuk disambungkan ke bagian atas.
Baca Juga : Kabur dari Polsek, Terduga Bandar Narkoba Kembali Diamankan Polisi
“Medannya sangat ekstrem di pinggiran Aek Godang. Jalurnya terjal dan licin, sehingga penarikan pipa harus dilakukan secara perlahan dengan bantuan katrol dan ganjalan,” ujarnya dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, pipa sebenarnya telah dipasang sesuai perhitungan teknis ketahanan terhadap tekanan air. Namun, derasnya arus banjir yang membawa material kayu dan puing longsoran menjadi penyebab utama kerusakan pipa hingga peyot dan patah di beberapa titik dengan jarak terdampak sekitar 25 hingga 35 meter.
Saat ini, aliran air melalui pipa berdiameter 200 milimeter telah kembali mengalir ke kota sejak beberapa hari terakhir. Sementara itu, pipa 250 milimeter yang membentang dari atas bukit menuju Reservoir Losung Batu masih dalam tahap perbaikan. Untuk pipa berdiameter 300 milimeter, proses perbaikan juga terus berjalan secara bertahap.
Lihat Juga : PT Evans Lestari Berbagi Sembako di Musi Rawas
Menurut Tamba Tua Rambe, seluruh upaya tersebut dilakukan agar pasokan air bersih ke masyarakat Padangsidimpuan dapat segera pulih sepenuhnya, meski dihadapkan pada kondisi alam yang sulit dan medan kerja yang berbahaya.(Sry)

