Sunday, October 11, 2026

Baru Diguyur Hujan, Simpang Kampung Lalang Sudah Terendam

Baca Juga

Wartalive.co.id – Guyuran hujan dengan intensitas sedang melanda kawasan perbatasan Kota Medan, (8/5) sore. Meski durasi hujan tergolong singkat, kondisi klasik berupa genangan air langsung muncul dan merendam ruas jalan di kawasan Simpang Kampung Lalang, Kecamatan Medan Sunggal.

Hujan yang mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB tersebut terpantau hanya berlangsung sebentar. Namun, debit air yang tidak tertampung oleh saluran drainase dengan cepat meluap ke badan jalan, sehingga mengganggu arus lalu lintas dan aktivitas warga yang melintas di persimpangan sibuk tersebut.

- Advertisement -

Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat. Atik, salah seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi, mengaku heran melihat betapa cepatnya air naik meski langit baru saja meneteskan hujan. Menurutnya, hal ini menjadi indikasi kuat adanya masalah serius pada infrastruktur pembuangan air.

“Hujannya belum ada sejam, tapi sudah tergenang air di simpang ini. Berarti kan ada sumbat di pembuangan di sekitar sini. Ini belum sampai sejam, sempat terjadi lagi hujan berhari-hari seperti akhir tahun kemarin kan bahaya,” ujar Atik (12/5).

Baca Juga : Pemkab Madina Tinjau Lokasi Banjir di Kelurahan Siabu

Senada dengan Atik, para pengguna jalan juga merasakan dampak langsung dari buruknya sistem drainase di kawasan tersebut. Genangan air setinggi mata kaki hingga betis orang dewasa memaksa pengendara kendaraan bermotor, terutama roda dua, untuk ekstra waspada guna menghindari lubang jalan yang tertutup air.

Naryo, salah seorang pengemudi becak bermotor yang sehari-hari mangkal di sekitar Simpang Kampung Lalang, menyebutkan bahwa pemandangan air tergenang ini bukanlah hal baru. Ia merasa daerah tersebut seolah sudah menjadi “langganan” banjir yang tidak kunjung mendapatkan solusi permanen dari pemerintah terkait.

“Di sini kalau hujan sudah sering banjir. Mau sebentar pun tetap banjir, apalagi kalau hujannya lama. Sudah langganan banjir lah di Simpang Kampung Lalang ini, tidak ada perubahannya bertahun-tahun,” tutur Naryo (12/5)

Warga berharap adanya tindakan nyata dari dinas terkait untuk melakukan pembersihan sedimen drainase secara menyeluruh agar kawasan pintu masuk Kota Medan ini tidak terus-menerus terendam banjir setiap kali hujan turun.(Febrian)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya