Wartalive.co.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Medan pada Rabu (3/6) malam memicu banjir besar di sejumlah titik vital. Salah satu kawasan yang terdampak adalah Lapangan Merdeka Medan, di mana ketinggian air meningkat drastis dalam waktu singkat hingga melumpuhkan aktivitas lalu lintas dan merendam kendaraan yang melintas.
Kondisi cuaca ekstrem ini mulai terjadi sejak petang dan terus memburuk hingga larut malam. Drainase kota yang diduga tidak mampu menampung debit air hujan yang masif membuat jalanan di pusat kota berubah layaknya aliran sungai. Kawasan bersejarah Lapangan Merdeka yang biasanya ramai oleh warga dan pedagang seketika sepi dan mencekam akibat genangan air yang cukup tinggi.
Dampak dari genangan air yang tinggi ini dirasakan langsung oleh para pekerja jalanan, khususnya para pengemudi ojek online (ojol) yang tengah mengais rezeki di malam hari. Banyak dari mereka yang terpaksa menghentikan kendaraannya karena mesin mogok akibat nekat menerobos banjir, sementara sebagian lainnya terjebak di area Lapangan Merdeka tanpa bisa pulang.
baca juga : DPRD Apresiasi Pembayaran Gaji 34 Petugas Masjid Al-Abror
Fikri, salah satu driver ojol yang berada di lokasi kejadian saat banjir melanda, mengonfirmasi betapa cepatnya air naik ke permukaan jalan. Situasi tersebut membuat para pengendara tidak memiliki cukup waktu untuk mencari rute alternatif yang lebih aman.
“Hujan malam ini cepat kali naik airnya. Memang hujannya deras kali, driver banyak juga yang kejebak banjir di lapangan merdeka,” ujar Fikri.
Tidak hanya para pekerja, banjir ini juga mengejutkan para pengunjung yang sedang menghabiskan waktu malam di pusat kota. Keberadaan genangan air yang tidak biasa ini memicu kepanikan, mengingat kawasan Lapangan Merdeka tergolong area yang jarang terendam banjir setinggi itu pada situasi normal.
Adel, salah seorang pengunjung Lapangan Merdeka yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut, mengungkapkan bahwa banjir malam itu merupakan salah satu yang terparah. Menurutnya, dampak dari hujan deras tersebut tersebar luas di berbagai sudut Kota Medan, bukan hanya berpusat di tengah kota saja.
lihat juga : Tapsel Peringati Hari Lingkungan Hidup dengan Aksi Nyata
“Semalam memang parah kali banjirnya. Gak biasanya juga disini banjir sampai segitu. Dimana-mana banjir juga karena hujan deras itu, marelan banjir, carefour banjir, lapangan merdeka yang di depan KAI banjir. Ada juga beberapa daerah yang mati lampu, contohnya di petisah, seroja, banyak lagi lah,” ujar Adel (4/6).
Warga Medan diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan dan dampak pemadaman listrik yang masih terjadi di beberapa wilayah pemukiman.(febrian)

