Saturday, October 10, 2026

Ustad Azis Ritonga Ajak Toga Sihombing Muslim Perkuat Ukhuwah

Baca Juga

Wartalive.co.id – Parsadaan Toga Sihombing Muslim Boru dohot Bere menggelar kegiatan pengajian, arisan keluarga, serta rapat koordinasi organisasi yang berlangsung penuh suasana kekeluargaan di kediaman Rasmi Sihombing di Kelurahan Unte Manis, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, Minggu (8/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 60 orang anggota Parsadaan Toga Sihombing Muslim Boru dohot Bere dan juga tokoh adat dan budaya Kota Padangsidimpuan Manaon Lubis, Ustad Azis Ritonga, para hatobangon desa, serta keluarga besar marga Sihombing Muslim se Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) yang sengaja datang dari Tapsel dan Paluta.

- Advertisement -

Kehadiran tokoh adat dan budaya Manaon Lubis dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara unsur adat dan budaya, tokoh agama dan keluarga besar marga Sihombing Muslim dalam menjaga persatuan, melestarikan nilai-nilai budaya, serta memperkokoh kehidupan beragama di wilayah Tabagsel.

Baca Juga : Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar, Pemerintah Minta Publik Tak Panik

Acara diawali dengan ceramah agama yang disampaikan Ustad Azis Ritonga, yang dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh anggota parsadaan untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Ketua Parsadaan Toga Sihombing Muslim Boru dohot Bere, Mayor (Purn) Pardamean Sihombing, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda silaturahmi yang bertujuan mempererat hubungan antar anggota sekaligus membahas langkah-langkah strategis bagi kemajuan organisasi ke depan.

Selain pengajian dan arisan, para peserta juga melakukan koordinasi terkait program kerja parsadaan, termasuk rencana menjalin kerja sama dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dan elemen masyarakat lainnya.

Menurutnya, kegiatan pengajian dan silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat persatuan serta mempererat hubungan kekeluargaan di antara seluruh anggota parsadaan.

” Parsadaan ini hadir sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membangun kebersamaan di antara keluarga besar marga Sihombing Muslim. Kami ingin seluruh anggota merasa memiliki rumah bersama untuk saling mendukung dan membantu, ” terangnya.

Pardamean menjelaskan, selain fokus pada kegiatan keagamaan, parsadaan juga berkomitmen menjaga nilai-nilai adat dan budaya yang diwariskan leluhur agar tetap lestari dan dapat diteruskan kepada generasi muda.

” Kami ingin generasi muda tidak hanya memahami nilai-nilai keislaman, tetapi juga mengenal sejarah, adat istiadat dan filosofi marga Sihombing sebagai bagian dari identitas yang harus dijaga bersama, ” katanya.
Ia juga berharap seluruh pengurus dan anggota tetap menjaga kekompakan serta aktif berpartisipasi dalam setiap program organisasi.

” Ke depan, kami akan terus memperkuat organisasi melalui berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan. Kami juga membuka ruang kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat dan organisasi lain demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat dan masyarakat, ” ungkapnya.

Disamping itu katanya, keberadaan Parsadaan Toga Sihombing Muslim bukan untuk membedakan diri dari kelompok lain, melainkan sebagai sarana mempererat persaudaraan, memperkuat nilai keagamaan dan menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

” Semangat kami adalah persatuan, kebersamaan dan pengabdian. Dengan kekompakan seluruh anggota, kami optimistis parsadaan ini akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di Kota Padangsidimpuan maupun Tabagsel, ” pungkasnya.

Tokoh adat dan budaya Manaon Lubis menyambut baik keberadaan Parsadaan Toga Sihombing Muslim Boru dohot Bere sebagai wadah pemersatu keluarga besar marga Sihombing.

Menurutnya, dari sisi adat, parsadaan memiliki peran penting dalam menjaga hubungan kekeluargaan, mempererat tali persaudaraan antarsesama keturunan marga, serta menjadi sarana pelestarian nilai-nilai budaya Batak yang diwariskan para leluhur.

” Adat Batak mengajarkan pentingnya menjaga persatuan dan saling menghormati dalam ikatan kekerabatan. Kehadiran parsadaan ini hendaknya menjadi sarana untuk memperkuat rasa kekeluargaan, mempererat silaturahmi dan menjaga marwah marga Sihombing di tengah masyarakat, ” ujar Manaon Lubis.

Ia juga berharap generasi muda dapat dilibatkan secara aktif dalam setiap kegiatan parsadaan agar nilai-nilai adat, budaya, dan kebersamaan tetap terjaga serta dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

” Adat tidak hanya berbicara tentang upacara dan tradisi, tetapi juga tentang bagaimana menjaga kebersamaan, saling membantu, dan menghormati sesama keluarga. Karena itu, parsadaan harus menjadi rumah bersama bagi seluruh anggota untuk memperkuat persaudaraan dan membangun masa depan yang lebih baik, ” katanya.

Diketahui, kepengurusan Parsadaan Toga Sihombing Muslim Boru dohot Bere telah dikukuhkan pada 3 Mei 2026 dengan susunan pengurus, yakni Ketua Pardamean Sihombing, Wakil Ketua Sahrun Sihombing, Sekretaris Zainul Sihombing dan Bendahara Ismail Dalimunthe.

Sementara itu, H. Zainal Abidin Sihombing dan Paruntungan Sihombing dipercaya sebagai penasehat dan pembina organisasi.

Terpisah, Ketua DPD Pujakesuma Kota Padangsidimpuan, Purnadi, SE, yang juga anggota DPRD Kota Padangsidimpuan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengajian dan silaturahmi yang dilaksanakan Parsadaan Toga Sihombing Muslim Boru dohot Bere.

Sebagai jiran tetangga sekaligus wakil rakyat di DPRD Kota Padangsidimpuan, ia menilai kegiatan tersebut menjadi contoh positif dalam memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk

” Saya melihat kegiatan seperti ini sangat baik karena tidak hanya mempererat hubungan kekeluargaan antar anggota parsadaan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat sekitar. Nilai-nilai kebersamaan seperti inilah yang perlu terus dijaga dan ditumbuhkan, ” ujar Purnadi.

Lihat Juga : Dishub Medan Komit Kawal Korban Arogansi Jukir Liar

Menurutnya, organisasi kekerabatan memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, aman dan saling menghargai perbedaan.

” Sebagai jiran tetangga, kami merasa senang karena keluarga besar Toga Sihombing Muslim mampu menghadirkan kegiatan yang bernilai religius dan penuh kekeluargaan. Semangat gotong royong, saling menghormati, dan kepedulian sosial yang ditunjukkan dalam kegiatan ini patut menjadi contoh bagi organisasi kemasyarakatan lainnya, ” katanya.

Purnadi berharap Parsadaan Toga Sihombing Muslim Boru dohot Bere terus berkembang dan mampu bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

” Kami mendukung setiap kegiatan yang bertujuan mempererat persatuan, meningkatkan nilai-nilai keagamaan, serta menjaga kerukunan antar sesama warga. Semoga parsadaan ini semakin maju, solid, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat Kota Padangsidimpuan maupun Tabagsel, ” pungkasnya.(Wan)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya