Tuesday, October 13, 2026

Integritas Jadi Sorotan Pada Pelatihan Sensus Ekonomi

Baca Juga

Wartalive.co.id – Integritas dan akurasi data menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Padangsidimpuan diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Rahmat Marzuki Nasution, saat membuka Pelatihan Calon Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang digelar oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padangsidimpuan di Hotel Natama Padangsidimpuan, Senin (8/6/2026).

- Advertisement -

Sekda Rahmat Marzuki Nasution, menegaskan, keberhasilan sensus sangat ditentukan oleh kualitas petugas yang melakukan pendataan di lapangan.

Menurutnya, data ekonomi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Baca Juga : IMA MADINA Apresiasi Dukungan Kapolres Madina Terhadap Kegiatan Positif Anak Muda Melalui Madina Boxing Championship

Karena itu, setiap petugas sensus harus bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas dan akurasi data.

“ Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada kompetensi dan integritas para petugas sensus. Saya berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, disiplin dan penuh tanggung jawab agar mampu menghasilkan data yang akurat serta dapat dipertanggungjawabkan, ” ujar Rahmat Marzuki Nasution.

Sekda juga mengingatkan para calon petugas untuk menjaga etika, kejujuran, ketelitian, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat selama proses pendataan berlangsung.

” Melalui pelatihan ini, diharapkan lahir petugas sensus yang profesional, objektif, dan berintegritas sehingga mampu menghasilkan data ekonomi yang berkualitas untuk mendukung perencanaan pembangunan Kota Padangsidimpuan dan Indonesia secara lebih efektif dan tepat sasaran, ” tuturnya.

Sementara, Kepala BPS Kota Padangsidimpuan, Aris Saryono, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang akan terlibat langsung dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Menurutnya, keberhasilan pendataan tidak hanya ditentukan oleh metodologi dan teknologi yang digunakan, tetapi juga kesiapan petugas dalam memahami konsep pendataan serta kemampuan berinteraksi dengan responden di lapangan.

“ Manfaatkan pelatihan ini untuk memperkuat pemahaman konsep, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta menjaga integritas dalam setiap proses pengumpulan data, ” kata Aris.

Lihat Juga : Ustad Azis Ritonga Ajak Toga Sihombing Muslim Perkuat Ukhuwah

Panitia pelaksana melaporkan seluruh peserta yang mengikuti pelatihan telah menyelesaikan tahapan pembelajaran mandiri dan dinyatakan lulus.

Selama tiga hari pelatihan tatap muka, peserta akan mendapatkan pembekalan terkait konsep, metodologi, serta standar operasional prosedur (SOP) yang akan digunakan saat pelaksanaan pendataan lapangan.(Wan)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya