Sunday, October 11, 2026

Tiga Penghargaan PRSU 2026 Jadi Milik Tapsel

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menorehkan prestasi membanggakan dengan memborong tiga penghargaan pada malam penutupan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 di Arena PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, Minggu (2/8/2026).

Tiga penghargaan yang diraih meliputi Juara I Penampilan Terbaik Panggung Budaya pada Pagelaran Malam Kesenian Daerah, Juara III Stand/Paviliun Terbaik Pilihan Dewan Juri, serta Juara Stand Terbaik Pilihan Media Sosial.

- Advertisement -

Pada kategori Penampilan Terbaik Panggung Budaya, Tapsel berhasil meraih Juara I dengan nilai 82,625, mengungguli Kabupaten Nias Selatan yang memperoleh nilai 82,375 dan Kabupaten Samosir dengan nilai 82,225.

Baca Juga : Ketua DPRD Tutup MY CUP II, Tegaskan Dukungan Bagi Pembinaan Atlet dan Generasi Muda

Sementara itu, pada kategori Stand/Paviliun Terbaik Pilihan Dewan Juri, Tapsel menempati posisi Juara III dengan skor 84. Adapun Juara II diraih Kabupaten Batubara dengan skor 85 dan Juara I menjadi milik Kabupaten Deli Serdang dengan skor 92.

Tak hanya itu, Paviliun Kabupaten Tapsel juga dinobatkan sebagai Stand Terbaik Pilihan Media Sosial setelah berhasil mengumpulkan 11.400 tanda suka (likes) selama penyelenggaraan PRSU yang berlangsung sejak 3 Juli hingga 2 Agustus 2026.

Usai menerima penghargaan, Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu yang didampingi Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga dan Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.

Menurut Gus Irawan, keberhasilan itu merupakan hasil kerja keras seluruh tim, mulai dari TP PKK, Dekranasda hingga seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat dalam mempersiapkan penampilan dan paviliun Tapsel.

” Penghargaan ini bukan hasil kerja satu atau dua orang. Ini merupakan buah dari kesungguhan seluruh pihak yang terlibat. Saya melihat sendiri bagaimana TP PKK, Dekranasda, dan OPD bekerja dengan penuh semangat untuk menampilkan yang terbaik bagi Tapsel, ” ujarnya.

Bupati menegaskan, prestasi tersebut membuktikan bahwa kesungguhan dan komitmen dalam bekerja akan menghasilkan pencapaian yang membanggakan.

” Pesan yang ingin saya sampaikan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel adalah, hasil yang baik hanya dapat dicapai melalui upaya yang sungguh-sungguh. Kesungguhan itulah yang menjadi kunci keberhasilan, ” katanya.

Gus Irawan menjelaskan, budaya kerja yang diterapkan di lingkungan Pemkab Tapsel adalah bekerja secara serius, fokus.dan terukur.

Bahkan, untuk mengawal program-program strategis, pemerintah membentuk task force agar setiap target dapat dicapai secara optimal.

Ia mencontohkan peningkatan capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Saat awal menjabat, Tapsel berada di zona merah dan menempati peringkat 27 dari 33 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara. Kini, berkat kerja keras seluruh jajaran, Tapsel berhasil naik ke zona hijau.

” Semua itu dicapai karena kami fokus memperbaiki setiap rekomendasi dan bekerja secara serius. Hal yang sama juga kami terapkan pada berbagai indikator pelayanan publik lainnya, ” jelasnya.

Meski demikian, Bupati menegaskan penghargaan bukanlah tujuan utama. Menurutnya, keikutsertaan dalam PRSU harus mampu memberikan dampak nyata melalui promosi potensi daerah, membuka peluang business matching, memperluas pasar produk unggulan, menarik investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menyebut salah satu contoh nyata adalah tingginya minat pengunjung terhadap produk tenun khas Tapsel yang dipamerkan selama PRSU hingga stok yang tersedia habis terjual.

” Harapan kita, para pengrajin semakin termotivasi meningkatkan produktivitasnya. Permintaan pasar sudah semakin besar. Kalau produksi meningkat, manfaat ekonominya juga akan dirasakan langsung oleh masyarakat, ” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) H. Surya secara resmi menutup PRSU ke-50 yang mengusung tema “Harmoni Emas”.

Lihat Juga : Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Amankan 16,74 Gram Sabu dan 4 Butir Ekstasi

Dalam sambutannya, ia menyampaikan, PRSU bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi wadah kolaborasi pemerintah, dunia usaha, UMKM, pelaku seni dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, pariwisata, serta pelestarian budaya di Sumut.

Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumut (PPSU) sekaligus Ketua Panitia PRSU, Ferry Indra, melaporkan, selama 31 hari penyelenggaraan, PRSU diikuti 33 paviliun Kabupaten/Kota, satu paviliun negara sahabat Pulau Pinang, Malaysia, serta puluhan peserta pameran dari OPD, perguruan tinggi dan UMKM.

” PRSU ke-50 juga mencatat 161.309 pengunjung dengan nilai transaksi ekonomi mencapai Rp50,7 miliar, yang menunjukkan besarnya kontribusi ajang tersebut terhadap pertumbuhan perekonomian Sumut, ” terangnya. (Wan)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya