Wartalive.co.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mengajak seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan besar, untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026)
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperoleh data ekonomi yang akurat, lengkap dan mutakhir sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.
Ketua Baznas Kabupaten Tapsel Jon Sujani Pasaribu mengatakan, salah satu agenda nasional di tahun 2026 mulai 1 Mei sampai 31 Agustus 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia sedang melaksanakan SE2026 di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah Kabupaten Tapsel.
Baca Juga : Tiga Penghargaan PRSU 2026 Jadi Milik Tapsel
” Partisipasi pelaku usaha dalam SE2026 sangat penting karena data yang dihasilkan akan menjadi acuan pemerintah dalam merancang berbagai program pengembangan usaha, peningkatan investasi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat, ” ujar Jon Sujani Pasaribu dalam keterangan resminya di Kantor Baznas Tapsel, Senin (3/8/2026).
Menurut Jon Sujani, SE2026 juga menjadi momentum untuk memetakan potensi usaha di Tapsel,sehingga berbagai program pemberdayaan, termasuk yang dijalankan Baznas, dapat disinergikan dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha.
Oleh karena itu Baznas Kabupaten Tapsel mengajak seluruh lapisan masyarakat, seluruh pelaku usaha di Kabupaten Tapsel untuk turut menyukseskan SE2026 ini, dengan memberikan data dan informasi yang benar, jujur, akurat dan valid, guna terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang baik di Kabupaten Tapsel, sebagaimana yang kita cita-citakan bersama.
” Pelaku usaha diharapkan memberikan informasi yang benar dan lengkap kepada petugas sensus. Data yang akurat akan menjadi fondasi bagi lahirnya kebijakan yang tepat sasaran demi kemajuan ekonomi daerah, ” tegasnya.
Ia berharap, pelaksanaan SE2026 mampu menghadirkan gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan dunia usaha, sehingga pemerintah memiliki dasar yang kuat dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Lihat Juga : Ketua DPRD Tutup MY CUP II, Tegaskan Dukungan Bagi Pembinaan Atlet dan Generasi Muda
Baznas Tapsel juga meyakini, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat akan memperkuat pembangunan ekonomi yang inklusif.
Karena itu, seluruh pelaku usaha diimbau menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan data sesuai kondisi usaha yang sebenarnya.
” Keikutsertaan seluruh pelaku usaha merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah. Mari bersama-sama kita sukseskan SE2026 demi Tapsel yang lebih maju dan sejahtera, ” tutupnya.(Wan)

