Monday, October 12, 2026

Arse Siap Jadi Lumbung Jagung Kabupaten Tapsel

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel), terus memperkuat komitmennya dalam membangun sektor pertanian melalui pelaksanaan tanam perdana jagung di lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Pardamean, Dusun Ujung Padang, Desa Nanggar Jati, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapsel, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Gerakan 10.000 Hektare Jagung yang digagas Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani.

- Advertisement -

Tanam perdana tersebut dihadiri Wakil Bupati Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga yang mewakili Bupati Gus Irawan Pasaribu, Plt Kadis Pertanian Tapsel Taufik Batubara, Ketua KTNA Tapsel jajaran penyuluh pertanian, Kepala Desa Nanggar Jati Sarwan Halomoan, tokoh masyarakat, kelompok tani, mahasiswa UIN Syahada Padangsidimpuan yang sedang menjalani praktik lapangan, serta masyarakat setempat.

Baca Juga : 81 Pasangan di Tapsel Ikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan, sektor pertanian menjadi prioritas pembangunan daerah karena lebih dari 75 persen masyarakat Tapsel menggantungkan mata pencaharian pada sektor tersebut.

Visi dan misi kami bersama Bupati Gus Irawan Pasaribu menempatkan peningkatan pendapatan masyarakat melalui sektor pertanian sebagai prioritas.

” Karena itu, seluruh program pembangunan diarahkan untuk memperkuat pertanian sebagai penggerak utama perekonomian masyarakat, ” ujar Jafar.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus berupaya memenuhi kebutuhan petani melalui pembangunan infrastruktur pertanian, perbaikan jaringan irigasi, hingga memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi.

Menurutnya, beberapa waktu lalu dirinya juga telah bertemu dengan manajemen PT Pupuk Indonesia di Medan guna memastikan stok pupuk untuk petani Tapsel tetap tersedia.

” Saya meminta agar jangan sampai petani kita kekurangan pupuk. Saat ini stok pupuk urea di gudang Sidimpuan mencapai sekitar 800 ton. Kami juga mendorong penambahan kios dan distributor pupuk di setiap kecamatan agar kebutuhan petani mudah terpenuhi, ” katanya.

Selain menjamin sarana produksi, pemerintah daerah juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menanam komoditas bernilai ekonomi tinggi, seperti jagung dan kopi.

Wakil Bupati mengungkapkan, Pemkab Tapsel saat ini tengah menjalin kerja sama dengan investor untuk memperluas pemasaran kopi petani hingga ke pasar internasional, termasuk Tiongkok.

” Kuncinya adalah keaktifan masyarakat. Tanam apa saja yang memiliki nilai ekonomi. Pemerintah akan hadir melalui dukungan pembiayaan, penyediaan pupuk, benih, hingga membuka akses pasar bagi hasil pertanian masyarakat, ” tambahnya.

Sementara, Plt. Kepala Dinas Pertanian Tapsel Taufik Batubara, mengatakan Kecamatan Arse memiliki potensi besar dalam pengembangan tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, hingga peternakan.

Ia menyebutkan, potensi lahan jagung di Kecamatan Arse mencapai lebih dari 2.000 hektare sehingga menjadi salah satu wilayah andalan dalam menyukseskan Gerakan 10.000 Hektare Jagung.

Menurut Taufik, pemerintah daerah juga telah mengintegrasikan berbagai program pendukung, mulai dari bantuan benih, pembiayaan melalui KUR Berkah berbunga rendah, hingga pengembangan komoditas kopi sebagai strategi meningkatkan pendapatan petani.

” Kami optimistis Kecamatan Arse mampu menjadi salah satu sentra produksi jagung dan kopi di Tapsel. Potensi lahannya sangat besar dan didukung sumber daya masyarakat yang aktif dalam sektor pertanian, ” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Camat Arse Partahian menyampaikan dukungan penuh masyarakat terhadap program pemerintah daerah.

Lihat Juga : Bupati Labusel Buka Pelatihan Sawit, Dorong Pekebun Lebih Modern

Ia mengungkapkan terdapat sekitar 1.280 hektare Areal Penggunaan Lain (APL) di Desa Nanggar Jati, Desa Pinagar.dan Kelurahan Arse Nauli yang berpotensi dikembangkan menjadi kawasan pertanian apabila didukung pembangunan akses jalan dan jembatan.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Nanggar Jati, Sarwan Halomoan, yang menyatakan kesiapan masyarakat menyediakan lahan untuk mendukung pengembangan program tanam jagung di wilayahnya.

” Melalui gerakan ini, Pemkab Tapsel berharap produksi jagung terus meningkat, ketahanan pangan daerah semakin kuat, lapangan kerja di sektor pertanian bertambah, serta kesejahteraan petani di seluruh wilayah Tapsel semakin meningkat, ” pungkasnya. (Wan)

Warta Terbaru

Bupati dan Forkopimda Asahan Monitoring Langsung Pelaksanaan Pilkades Serentak 2026

Wartalive.co.id, ASAHAN - Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. didampingi Forkopimda melakukan monitoring pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades)...

Artikel Menarik Lainnya