Wartalive.co.id— Kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) tidak bisa berdiri sendiri. Ia membutuhkan gotong royong, sinergi, dan keterlibatan tulus dari seluruh elemen masyarakat, bersinergi erat dengan pemerintah daerah. Demikian ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan, Efrida Yanti Pakpahan, STP, MM, dalam keterangannya kepada media ini, Rabu (02/09/2026) siang.
Dalam semangat memperjuangkan mutu pendidikan di Bumi Dalihan Natolu, Kadisdik Efrida Yanti mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu, berkomunikasi secara terbuka, dan bahu-membahu membangkitkan serta memajukan pendidikan di tanah kelahiran bersama.
Pendidikan Bangkit Berkat Sinergi Semua Pihak
Menurut Efrida Yanti, keberhasilan membangun pendidikan tidak dapat dipikul oleh satu pihak saja — apalagi hanya oleh Dinas Pendidikan semata. Peran aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, guru, tokoh masyarakat, hingga para pemuda dan mahasiswa, sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas.
Baca Juga :Kantah dan Polres Padangsidimpuan Perkuat Sinergi, Tertib Pertanahan Jadi Fokus
“Dunia pendidikan bisa bangkit dan maju tidak bisa lepas dari peran aktif semua elemen masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Dinas Pendidikan. Beberapa dinamika, persoalan, dan isu di dunia pendidikan bisa terselesaikan berkat koordinasi yang baik antara Dinas Pendidikan Tapanuli Selatan dengan masyarakat luas,” ujarnya dengan tegas.
Benahi Sistem, Pelayanan, dan Langkah Nyata Perbaikan
Lebih jauh, Kadisdik Efrida Yanti menjelaskan bahwa untuk mencapai kemajuan yang berarti, perbaikan harus dilakukan secara menyeluruh dan itu mulai dari penyempurnaan sistem hingga peningkatan kualitas pelayanan pendidikan di setiap sekolah. Tidak ada hal yang terlalu kecil untuk diperhatikan, karena semuanya berdampak pada kualitas lulusan dan masa depan anak-anak Tapanuli Selatan.
“Keberhasilan dunia pendidikan di Tapanuli Selatan bisa tercapai dengan harus terus dibenahi dari sistem dan pelaksanaan pelayanan pendidikan di sekolah. Setiap kebijakan, setiap langkah perbaikan, kami tujukan agar anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang layak, bermutu, dan mampu bersaing di masa depan menuju generasi emas,” ungkapnya.
Kritik dan Saran Adalah Jembatan Menuju Kemajuan
Kadisdik Efrida Yanti juga menegaskan keterbukaan pihaknya terhadap masukan dari seluruh elemen masyarakat. Kritik, saran, dan aspirasi yang disampaikan dengan niat membangun justru sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan kebijakan yang diambil. Ia mengapresiasi semangat masyarakat yang peduli dan berani menyampaikan pendapat demi kemajuan pendidikan di daerah ini.
Lihat Juga :Dari Laporan Warga ke Penangkapan, Polisi Ungkap Dugaan Peredaran Sabu
“Semua pihak bisa memberikan kritik dan saran yang bertujuan untuk membangun dan membangkitkan dunia pendidikan. Saya sangat berterima kasih dan menghargai semangat semua pihak untuk menyampaikan pendapat dan kritik untuk kemajuan pendidikan. Berbagai masukan sangat saya butuhkan dalam menjalankan fungsi dan tugas saya sebagai Kepala Dinas Pendidikan yang amanahnya diberikan Bupati H. Gus Irawan Pasaribu,” tegasnya.
Â
Setiap Aspirasi Akan Dicatat dan Ditindaklanjuti Sesuai Aturan
Tidak hanya sekadar mendengarkan, Kadisdik Efrida Yanti menjamin setiap aspirasi yang disampaikan akan mendapat perhatian serius, dicatat dengan rapi, dan ditindaklanjuti sesuai dengan regulasi yang berlaku. Hal ini dilakukan agar suara masyarakat benar-benar menjadi bagian dari perbaikan yang berkelanjutan.
“Setiap aspirasi yang disampaikan kepada Dinas Pendidikan akan kami catat dan tindaklanjuti sesuai regulasi. Dan itu sangat kami butuhkan agar pendidikan bisa lebih baik di Tapanuli Selatan. Tujuannya bukan lain adalah satu hal: kemajuan pendidikan di Kabupaten Tapanuli Selatan,” ujarnya.
Bersatu dalam Tujuan Sama, Lahirkan Solusi yang Membawa Manfaat
Di akhir pernyataannya, Kadisdik Efrida Yanti Pakpahan mengajak seluruh masyarakat untuk menyatukan langkah dan pandangan. Berbeda pendapat adalah hal yang wajar, namun semuanya harus kembali ke satu tujuan mulia: masa depan pendidikan Tapanuli Selatan yang lebih cerah.
“Semoga segala perbedaan pandangan dapat disatukan dalam satu tujuan, sehingga lahir solusi yang benar-benar bermanfaat bagi seluruh masyarakat Tapanuli Selatan. Mari kita bergandengan tangan, berkomunikasi dengan baik, dan bekerja sama dan itu demi anak-anak kita, demi masa depan Bumi Dalihan Natolu yang lebih bangkit, lebih maju, dan lebih bermartabat,” tutupnya dengan penuh harap. (Bahri Siregar)

