Sunday, October 11, 2026

DWP UIN Syahada Padangsidimpuan Asah Kreativitas Perempuan melalui Literasi

Baca Juga

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan terus mendorong pengembangan kreativitas dan literasi perempuan melalui kegiatan menulis.

Upaya tersebut diwujudkan dalam pertemuan bulanan DWP UIN Syahada, yang mengangkat tema “Perempuan Berkarya Melalui Tulisan : Mengubah Isi Hati dan Pikiran Menjadi Puisi, Cerita, dan Karya yang Menyentuh, ” berlangsung di Aula Biro UIN Syahada, Jumat (9/10/2026).

- Advertisement -

Kegiatan  Pertemuan ini tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan potensi anggota.

Baca Juga: Ormas Islam Tapsel Satukan Langkah Bangun Umat

Ketua DWP UIN Syahada Padangsidimpuan, Ny. JWS. Rizki Sumper Mulia Harahap, menyampaikan, menulis merupakan salah satu cara bagi perempuan untuk mengekspresikan perasaan, menuangkan gagasan, serta mengabadikan pengalaman menjadi karya yang bermakna.

Menurutnya, setiap perempuan memiliki pengalaman dan cerita berharga yang dapat dibagikan kepada orang lain.

” Pengalaman dalam keluarga, lingkungan kerja, kehidupan sosial, hingga perjalanan pribadi dapat menjadi sumber inspirasi untuk menghasilkan tulisan yang menarik dan bermanfaat, ” ujar Ny. Ricky Sumper Mulia Harahap.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut mampu mendorong anggota DWP agar lebih percaya diri dalam menyampaikan pemikiran dan gagasan melalui karya tulis.

Selain sebagai sarana berekspresi, menulis juga dinilai dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan reflektif.

” Melalui tulisan, seseorang dapat menata pikiran, memahami perasaan, serta melihat pengalaman dari sudut pandang yang lebih luas. Karya yang dihasilkan juga dapat menjadi dokumentasi perjalanan hidup sekaligus sumber inspirasi bagi keluarga dan masyarakat, ” sebutnya

Di samping itu, hasil karya juga berpeluang dikembangkan menjadi antologi puisi, kumpulan cerita pendek, artikel, maupun media publikasi lainnya.

Dengan demikian, gagasan dan pengalaman tidak hanya menjadi catatan pribadi, tetapi juga dapat terdokumentasi dan dinikmati oleh khalayak yang lebih luas.

” Melalui tulisan, pengalaman sederhana dapat menjadi pesan bermakna, sedangkan perasaan dan pemikiran dapat tumbuh menjadi inspirasi bagi banyak orang, ” pungkasnya.

Sementara materi kegiatan disampaikan narasumber Sylvia Kurnia Ritonga, Lc., M.Sy, yang membahas teknik mengolah perasaan dan pemikiran menjadi karya tulis, termasuk puisi dan cerita pendek.

Dalam pemaparannya, Sylvia menjelaskan, karya tulis yang baik tidak selalu harus menggunakan bahasa yang rumit.

Tulisan sederhana, jujur dan dekat dengan pengalaman sehari-hari justru dapat menyentuh hati pembaca.

” Hal terpenting dalam menulis adalah memiliki gagasan yang jelas, alur yang terarah, serta ketulusan dalam menyampaikan pesan kepada pembaca, ” katanya

Narasumber juga memperkenalkan kepada peserta, sejumlah langkah dasar menulis, mulai dari menemukan ide, menentukan tema, memilih sudut pandang, menyusun kerangka tulisan, hingga melakukan penyuntingan.

” Pemahaman tersebut diharapkan membantu anggota menghasilkan tulisan yang lebih terstruktur dan mudah dipahami, ” ungkap Sylvia.

Usai pemaparan, para peserta yang hadir langsung mengikuti sesi latihan menulis secara interaktif dan mempraktikkan materi dengan menuangkan ide dan pemikiran ke dalam tulisan.

Sebagian peserta menghasilkan puisi berdasarkan pengalaman pribadi, sementara lainnya mencoba menyusun cerita pendek bertema keluarga, persahabatan dan kehidupan sehari-hari.

Suasana semakin semarak ketika beberapa peserta mendapat kesempatan membacakan hasil karya mereka.

Peserta lainnya memberikan tanggapan dan apresiasi, sehingga tercipta suasana belajar yang hangat, terbuka dan saling mendukung.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta juga belajar bahwa menulis membutuhkan keberanian, ketekunan.dan kemauan untuk terus berlatih.

Lihat Juga: LPON Adukan Plt Ketua PSSI Sumut Arya Sinulingga ke PSSI Pusat

Setiap karya memiliki keunikan tersendiri, sehingga peserta didorong untuk tidak takut melakukan kesalahan maupun merasa minder terhadap hasil tulisannya.

Kritik dan saran yang diberikan selama kegiatan menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas karya.

Terpisah, Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Prof Sumper Mulia Harahap mengapresiasi kegiatan yang dibahas DWP UIN Syahada Padangsidimpuan.

Menurutnya, selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat berkarya dan mendorong lahirnya tulisan-tulisan inspiratif yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rektor menegaskan, kegiatan ini sekaligus memperkuat peran DWP sebagai organisasi yang tidak hanya bergerak dalam bidang sosial dan kekeluargaan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas dan kualitas anggotanya.

” Pengembangan literasi menjadi salah satu langkah penting dalam membangun perempuan yang kreatif, produktif, serta mampu memberikan kontribusi positif melalui pemikiran dan karya, ” katanya.

Ia berharap, DWP UIN Syahada Padangsidimpuan terus menjadi wadah pengembangan potensi perempuan, khususnya di bidang literasi, karena perempuan memiliki ruang yang luas untuk berkarya dan menyampaikan gagasan.

” Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tema yang lebih beragam, ” harapnya. (Wan)

Warta Terbaru

Ormas Islam Tapsel Satukan Langkah Bangun Umat

Wartalive.co.id, TAPANULI SELATAN - Sebanyak 11 Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam se Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) bersama Majelis Ulama Indonesia...

Artikel Menarik Lainnya