Wartalive.co.id – Jalur pejalan kaki di kawasan bibir Danau Toba yang seharusnya menjadi ruang aman dan nyaman bagi pengunjung, kini kembali terusik oleh keberadaan sepeda listrik. Meski papan larangan telah terpasang, sejumlah pengguna masih terlihat melintas di area khusus pedestrian.
Pemandangan tersebut terpantau pada Minggu (22/2) siang. Di tengah ramainya wisatawan yang menikmati udara segar dan panorama Danau Toba, sepeda listrik hilir mudik di jalur pejalan kaki. Kondisi ini dinilai mengganggu kenyamanan, sekaligus berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.
Padahal, otoritas setempat telah menetapkan aturan tegas untuk menjaga ketertiban di sepanjang jalur tersebut. Namun, rendahnya kesadaran sebagian pengguna dan penyedia jasa sewa sepeda listrik menjadi sorotan. Demi kepentingan sesaat, aturan yang telah dibuat kerap diabaikan.
Baca Juga : Pria Asal Tanjung Balai Tertangkap Bawa 4 Kg Ganja di Lubuk Pakam
Akibatnya, pejalan kaki, terutama yang membawa anak-anak dan lansia, harus lebih waspada saat melintas. Jalur yang seharusnya steril dari kendaraan bermotor maupun listrik justru menjadi area campuran yang rawan gesekan.
Salah seorang pengunjung, Marsel, menyayangkan masih adanya sepeda listrik di zona pedestrian. Menurutnya, keberadaan kendaraan tersebut menunjukkan kurangnya penghargaan terhadap hak pengunjung lain yang ingin berjalan santai.
“Sebagai pengunjung, melihat orang bermain sepeda listrik di sini seperti kurang menghargai. Aturan itu pasti dibuat untuk kenyamanan bersama agar pejalan kaki bisa menikmati pemandangan dengan tenang,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Lihat Juga : Satresnarkoba Polres Langkat Ringkus Lima Pengedar Sabu dalam Semalam
Marsel juga menyoroti potensi risiko kecelakaan. Kecepatan sepeda listrik yang tidak selalu stabil di tengah kerumunan dinilai bisa memicu insiden, seperti tersenggol atau tertabrak.
Meski merasa terganggu, ia mengaku enggan menegur langsung para pelanggar. Menurutnya, peneguran tanpa didampingi petugas berpotensi menimbulkan cekcok. Ia berharap pengelola kawasan Danau Toba segera mengambil langkah tegas agar aturan yang telah dibuat tidak sekadar menjadi formalitas. (Febrian)

