Monday, October 12, 2026

Aksi “Dari Hati untuk Bumi” Wujudkan Taman Ecobrick

Baca Juga

Wartalive.co.id – Sebanyak 2,5 ton sampah plastik berhasil diolah menjadi 10.000 botol ecobrick melalui program “Aksi Bikin Ecobrick Dari Hati untuk Bumi” yang diinisiasi PT Agincourt Resources (PTAR) bersama Bank Sampah Yamantab dan empat bank sampah di Kecamatan Batangtoru.

Hasil kolaborasi tersebut diresmikan dalam seremoni pemanfaatan ecobrick di kawasan Sopo Daganak, Batangoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa (30/6/2026).

- Advertisement -

Sebanyak 10.000 ecobrick yang dikumpulkan sejak Juli hingga Desember 2025 dimanfaatkan untuk membangun Taman Ecobrick di area Sopo Daganak serta menjadi signage atau penanda visual di Martabe Cocoa dan Martabe Farm.

Baca Juga : Ipunk Tegaskan Tidak Ada Belanja BBM Fiktif, Minta Media Kedepankan Akurasi dan Verifikasi

Program ini sekaligus menjadi pendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan
berbasis ekonomi sirkular.

Peresmian Taman Ecobrick sekaligus menjadi simbol komitmen bersama antara PTAR Bank Sampah Yamantab, dan bank-bank sampah lokal dalam menghadirkan solusi berkelanjutan untuk mengurangi sampah plastik serta menciptakan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Senior Manager Processing PTAR, Altur Tambun, mengatakan keberhasilan program tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi perusahaan dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata dalam mengurangi sampah plastik sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

” Hari ini kita menyaksikan hasil kolaborasi yang mengubah sampah plastik menjadi ecobrick yang memiliki nilai manfaat. Program ini tidak hanya menghasilkan taman dan signage, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat bahwa sampah plastik dapat dikelola menjadi sesuatu yang berguna, ” ujarnya.

Ia menjelaskan, program ini melibatkan Bank Sampah Yamantab sebagai pelaksana teknis yang bertanggung jawab melakukan sosialisasi, penyerapan ecobrick, hingga memastikan target 10.000 botol tercapai.

Dalam pelaksanaannya, Yamantab bekerja sama dengan empat bank sampah di Batangtoru, yakni Gocap, Satahi, Naposo Hamubaon, dan Rap Hita Paias

” PTAR memberikan dukungan penuh melalui pendanaan, pendampingan, serta berbagai kegiatan edukasi yang mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah plastik, ” ujarnya.

Program ecobrick juga tidak sekadar menekankan aspek pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat.

Lihat Juga : Menaker dan Seskab Luncurkan MagangHub Angkatan II, Kuota Peserta Naik Jadi 150 Ribu

Dari yang semula membuang sampah plastik rumah tangga, masyarakat kini terdorong untuk menyimpan, mengolah dan mengubahnya menjadi ecobrick.

” Ini merupakan langkah penting dalam menumbuhkan kepedulian kolektif terhadap masalah sampah plastik, ” katanya

Melalui program ini, masyarakat didorong mengubah kebiasaan membuang sampah plastik menjadi memilah, menyimpan, dan mengolahnya menjadi ecobrick.

” Perubahan perilaku tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, ” tegasnya. (Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya