Wartalive.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyalurkan bantuan bagi belasan ribu mahasiswa dan dosen yang terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa minggu terakhir, Selasa (9/12/2025)
Bantuan ini diberikan sebagai langkah cepat untuk memastikan kegiatan pendidikan tetap berjalan dan meringankan beban para korban bencana
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Fauzan dalam rapat kerja (raker) bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin kemarin mengatakan “Kami juga memberikan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa dan dosen terdampak bencana alam dengan total anggaran Rp75.986.474.452” ujarnya
Baca Juga : BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Sumut 8–15 Desember
Adapun skema bantuan yang akan diberikan antara lain :
- Mahasiswa korban bencana akan menerima Rp 1.250.000 per bulan dalam periode tiga bulan (total Rp 3.750.000) untuk biaya hidup.
- Untuk dosen terdampak, bantuan diberikan selama dua bulan dengan besaran Rp 4,5 juta per bulan.
Sementara itu, Data Kemendiktisaintek menunjukkan bahwa sebanyak 60 perguruan tinggi — baik negeri maupun swasta — terdampak oleh bencana di beberapa provinsi, yakni provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat
Bantuan dari pemerintah lewat Kemendiktisaintek diharapkan bisa menjaga agar mahasiswa tidak putus kuliah, dan dosen tetap bisa melanjutkan tugas akademik maupun penelitian. Langkah ini juga bagian dari upaya percepatan pemulihan kehidupan kampus dan masyarakat terdampak (Asrif)
Sumber : Kumparan

