Tuesday, October 13, 2026

Bobby Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan 1.700 Dapur Gizi di Sumut

Baca Juga

Wartalive.co.id – Untuk mempercepat realisasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penyedia makanan bergizi gratis (MBG) di seluruh wilayah Sumatera Utara (Sumut), Gubernur Bobby Nasution mendorong semua pihak terkait agar memperkuat sinergi dan kerja sama. Di Sumut, ditargetkan akan berdiri sebanyak 1.700 unit dapur SPPG. Saat ini, sebanyak 77 dapur telah beroperasi, dan hingga akhir tahun 2025 ditargetkan jumlahnya meningkat menjadi 200 unit.

Pernyataan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat meninjau dapur SPPG di Desa Cempedak Lobang, Kecamatan Seirampah, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), pada Rabu (30/7/2025). Ia menyampaikan bahwa proses pembangunan dapur SPPG di Sumatera Utara saat ini berlangsung dengan cepat dan tanpa hambatan. “Namun ini membutuhkan kerja sama seluruh stakeholder, tidak terlepas dari peran Forkopimda juga, kolaborasi ini penting,” kata Bobby.

Selain menyediakan makanan bergizi gratis bagi anak-anak, program MBG juga turut menciptakan banyak peluang kerja di masyarakat. “Dan ini jadi salah satu poin penting untuk kegiatan ekonomi di daerah, karena manfaatnya selain untuk gizi anak, manfaat ekonominya sangat luar biasa, tadi saya lihat ibu-ibu ada jadi bagian SPPG, bekerja,” ujar Bobby.

- Advertisement -

Baca Juga : Limbah Ternak Ancam Lingkungan, Satpol PP Padangsidimpuan Lakukan Penindakan

Bobby melanjutkan bahwa MBG merupakan aset penting bagi bangsa Indonesia dalam mencapai Indonesia Emas 2045. Ia berpendapat bahwa persiapan untuk menghasilkan generasi yang berkualitas harus dimulai sejak sekarang, dan tidak menunggu hingga tahun-tahun mendatang.

“Bukan dimulai 2044 atau 2040, tapi dimulai dari sekarang, karena 2045 kita sudah memiliki SDM yang cukup, kita harus punya SDM yang potensial,” ucap Bobby.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menyatakan bahwa inisiatif MBG bukanlah hasil pemikiran Presiden Prabowo Subianto semata. Program ini telah didokumentasikan dalam bentuk naskah akademik yang dibuat bertahun-tahun yang lalu. MBG juga telah diterapkan di 105 negara.

“Kita mungkin terlambat 120 tahun dari Inggris, bahkan India, yang pendapatan perkapitanya setengah kita, suda bikin MBG dari 30 tahun lalu,” kata Hasan.

Dengan adanya MBG, ekonomi Sumatera Utara diperkirakan akan meningkat sebesar Rp17 triliun. Di wilayah ini, ditargetkan akan dibangun 1.700 SPPG. Setiap SPPG dapat memberikan layanan kepada sekitar 3.000 anak dengan total biaya sebesar Rp10 miliar.

“MBG membuka lapangan pekerjaan, membuat anak-anak dapat makanan, dan membuat ibu-ibu bekerja,” kata Deputi Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional Tigor Pangaribuan.

Sebelum memeriksa dapur SPPG, kelompok tersebut mengunjungi distribusi MBG di SMA Negeri 1 Seirampah, Serdangbedagai. Dalam kesempatan itu, para siswa berbagi perasaan mereka mengenai penerimaan MBG. Di SMAN 1 Seirampah, penyaluran MBG sudah dimulai sejak dua minggu yang lalu.

Lihat Juga : Tapsel Gelar Operasi Gabungan Pajak Kendaraan

Seorang siswa bernama Sabda Ananta Sinulingga dari SMAN 1 Sei Rampah menyatakan bahwa ia merasa sangat terbantu dengan kehadiran MBG dari pemerintah. Hal ini meringankan beban biaya bagi orang tuanya.

“Terbantu, orang tua juga terbantu, kami senang mendapat MBG, apalagi menunya juga enak,” kata Sabda.

Selain Sabda, siswa lainnya yang bernama Louis Manurung juga menyatakan kebahagiaannya. Ia berpendapat bahwa selama dua minggu ini, menu yang disediakan sangat baik dan lezat.

“Senang, menunya enak, kadang ada ayam, ikan, daging juga ada, senang ada MBG ini,” kata Louis.(Islino)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya