Wartalive.co.id – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menekankan pentingnya peran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam menjaga stabilitas keamanan.
Menurut Bobby, jaminan hukum atas lahan melalui sertifikat menjadi kunci untuk mencegah konflik agraria, yang sering kali berujung pada kekerasan dan bahkan korban jiwa.
Dalam acara Peluncuran Layanan Peralihan Hak Atas Tanah (HAT) secara Elektronik di Hotel Adimulia, Bobby berharap layanan ini dapat segera diimplementasikan.
“Saya sangat berharap ini bisa diimplementasikan secepatnya, akan sangat membantu masyarakat,” ujarnya, Senin (4/8). Ia menambahkan, kecepatan dan ketepatan layanan pertanahan sangat penting untuk menciptakan tata kelola lahan yang lebih baik di Sumut.
Baca Juga : SPPG Segera Dibangun, Polres Padangsidimpuan Koordinasi dengan Vendor
Senada dengan Gubernur, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Sumut, Sri Pranoto, menyebut layanan digital ini sebagai “babak baru” dalam pengelolaan pertanahan. Dengan proses yang bisa rampung dalam hitungan jam, layanan ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi konflik agraria. Ia bahkan optimis Sumut bisa menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia.
Peluncuran layanan ini juga diiringi dengan penyerahan sertifikat tanah program PTSL, wakaf, dan aset Pemprov, serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk mempercepat sertifikasi aset Pemprov Sumut. (Islino)

