Sunday, October 11, 2026

Bunda PAUD Tapsel Dorong Peran Aktif Kecamatan Bangun PAUD Bermutu

Baca Juga

Wartalive.co.id – Ketua Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Ny. Murni Gus Irawan, mengajak seluruh Bunda PAUD Kecamatan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, serta melakukan pembinaan dan pendampingan berkelanjutan kepada seluruh satuan PAUD.

Hal itu disampaikannya saat mengukuhkan Bunda PAUD Kecamatan se Kabupaten Tapsel di Aula Sarasi Lantai III Kantor Bupati Tapsel, Sipirok, Selasa (16/12/2025).

- Advertisement -

Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan ini dihadiri Bupati Tapsel H GusxIrawan Pasaribu, Penanggung Jawab Bunda PAUD Tapsel Ny. Zakia Syahbuddin Ritonga, Ketua Pokja Bunda PAUD Tapsel Ny. Ira Sofyan Adil, pimpinan OPD, para camat, Bunda PAUD Kecamatan se-Tapsel, serta pengurus Pokja Bunda PAUD.

Baca Juga : Tinjau Lapang PKKPR, Kantah Labuhanbatu Pastikan Kesesuaian Pemanfaatan Ruang

Ia menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh Bunda PAUD Kecamatan yang telah dikukuhkan dan menegaskan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial.

“ Pelantikan hari ini adalah awal dari tanggung jawab mulia dalam mendukung pendidikan anak usia dini di Kabupaten Tapsel, ” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ny. Murni juga mengatakan, moto Gerakan PAUD Berkualitas sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan layanan PAUD yang aman, inklusif dan bermutu.

“ Mari kita menjadi duta bagi para orang tua di Tapsel dengan mengedukasi pentingnya PAUD, karena kualitas PAUD sangat menentukan masa depan anak-anak kita, ” tuturnya.

Ny Murni berharap kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini di seluruh wilayah Tapsel dan ke depan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel juga akan mengupayakan keberadaan PAUD Negeri sebagai bagian dari dukungan terhadap program wajib belajar 12 tahun.

” Hal ini dinilai penting mengingat masih adanya orang tua yang enggan menyekolahkan anak ke PAUD karena faktor kualitas layanan, ” katanya

Sebelumnya, Bupati Tapsel H.Gus Irawan Pasaribu menyampaikan, peran Bunda PAUD Kecamatan sangat strategis dalam menentukan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Tapsel di masa depan.

Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Bunda PAUD Kecamatan yang baru dikukuhkan dan menekankan bahwa amanah tersebut bukanlah tugas ringan karena kualitas pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama pembangunan SDM.

“ Ini bukan tugas sederhana. Kualitas pendidikan anak-anak kita ke depan sangat ditentukan oleh layanan PAUD hari ini. Di sinilah peran strategis Bunda PAUD Kecamatan, ” ujar Bupati.

Bupati mengungkapkan, kondisi PAUD di Tapsel saat ini masih menghadapi tantangan serius, khususnya dari sisi akreditasi dan mutu layanan.

Dari total 197 satuan PAUD yang ada, baru 21 terakreditasi B, 78 terakreditasi C, delapan terakreditasi D, dan hampir 100 PAUD belum terakreditasi.

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Bunda PAUD Kecamatan bersama para Camat untuk memastikan PAUD di wilayah masing-masing menjadi PAUD yang berkualitas.

” Ini sejalan dengan visi dan misi Tapsel, khususnya misi ketiga, yakni menciptakan SDM yang unggul, sehat, dan cerdas, ” jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Irawan menyinggung rapor pendidikan Tapsel yang masih berada sedikit di atas kategori buruk.

Menurutnya, kondisi tersebut memiliki korelasi kuat dengan kualitas pendidikan anak usia dini sehingga diperlukan terobosan nyata dan kerja kolaboratif lintas sektor.

“ Saya tegaskan, mulai tahun 2026 kualitas pendidikan, termasuk PAUD, akan menjadi Indikator Kinerja Utama (IKU) camat. Ini tantangan bersama yang harus dijawab dengan kerja nyata, ” tegasnya.

Lihat Juga : Tinjau Lapang PKKPR, Kantah Labuhanbatu Pastikan Kesesuaian Pemanfaatan Ruang

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti beratnya tugas Bunda PAUD di tengah kondisi masyarakat yang masih terdampak bencana.

Selain kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian, sejumlah warga juga kehilangan anggota keluarga serta sekitar 2.000 hektare sawah gagal ditanami akibat timbunan material setinggi hingga tiga meter di beberapa wilayah.

“ Kehadiran kita di tengah masyarakat harus menjadi penghiburan dan motivasi. Kita dituntut tetap hadir, kuat, dan terus mencari terobosan agar masyarakat mendapatkan perhatian dan solusi yang lebih cepat, ” tambahnya.(Wan)

Warta Terbaru

DWP UIN Syahada Padangsidimpuan Asah Kreativitas Perempuan melalui Literasi

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan terus...

Artikel Menarik Lainnya