Saturday, October 10, 2026

Bupati Batu Bara : Pembangunan Rumah Produksi Pasta Cabai Merah Diharapkan Dapat Stabilkan Harga Cabai

Baca Juga

wartalive.co.id – Keberadaan rumah produksi bersama cabai merah diharapkan dapat memajukan Kabupaten Batu Bara khususnya agar dapat mengatasi harga cabai merah yang rendah pada saat panen raya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Batu Bara Ir. H. Zahir, M.AP., saat menerima audiensi Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah Kementerian Koperasi dan UKM RI Hanung Harimba Rahman di aula Rumah Dinas Bupati, Komplek Inalum, Tanjung Gading, Kecamtang Sei Suka, Selasa (14/02/2023).

- Advertisement -

Audiensi terkait pembangunan rumah produksi bersama komoditas cabai merah yang dihasilkan petani di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, turut dihadiri Asisten Deputi Pengembangan Kawasan dan Rantai Pasok Kementerian Koperasi dan UKM Dr. Ali, S.T. M.Si., beserta timnya.

Sedangkan Bupati Zahir didampingi Asisten II Khairul Anwar, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Batu Bara Arif Hanafiah, para Kabag Setdakab Batu Bara dan Pengurus Koperasi Pertanian Berkah Jaya Abadi.

Bupati Zahir berharap pabrik pasta cabai dapat berdiri di Kbupaten Batu Bara. Hal tersebut akan berdampak terhadap kesejahteraan para petani cabaik dan pelaku UMKM.

Bupati Zahir juga meminta kepada Kementerian Koperasi dan UKM RI untuk memberikan pembinaan dalam mengelola koperasi, pemasaran hingga pembelian bahan baku cabai.

“Kami mengharapkan adanya pelatihan pengelolaan dan pemasaran yang menjadi bagian penting proses pabrik ini,” ucap Bupati Zahir.

Baca Juga : Bupati Zahir Apresiasi Bunda PAUD dan Pokja Bunda PAUD Batu Bara

Saat ini Kabupaten Batu Bara sendiri jika mengalami kekosongan bahan baku akan mensuplai cabai merah dari Pematang Siantar, Berastagi dan Takengon. Hal tersebut sebenarnya sangat disayangi Bupati Zahir, Kerana seperti diketahui kabupaten Batu Bara salah satu penghasil cabai merah terbesar di Sumatera Utara namun masih kekurangan pasokan cabai sehingga harus memasok dari luar daerah.

“Kenapa terjadi kekurangan bahan baku? Karena petani tidak bisa mengembangkan budidaya cabai disebabkan setelah panen harga cabai jadi rendah. Maka pemerintah harus bisa menjamin harga eceran terendah cabai supaya harganya tidak anjlok,” jelas Bupati Zahir.

Sementara itu, Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM RI Hanung mengatakan akan mendukung penuh upaya Pemkan Batu bara mewujudkan pabrik pasata cabai merah.

“Ini adalah project manager nasional jika ada permasalahan bisa disampaikan ke kami untuk segera ditindaklanjuti. kami berharap ini segera terwujud karena Bupati Batu Bara sangat responsif terhadap project ini,” ujar Hanung.

Asisten Deputi Pengembangan Kawasan dan Rantaib Pasok Kementerian Koperasi dan UKM Ri Ali mengatakan pembangunan pabrik pasta cabai ditargetkan rampung November2023. Ia juga menyebutkan akan ada skema bantuan peralatan berbasis smart technology untukkebutuhan pengembangan olahan cabai merah.

Adapun Lokasi pembangunan rumah produksi bersama komoditas cabai meraha di Jalan BesarBulan-Bulan, Desa Tanah Itam Hilir, Kecamatan Lima Puluh Pesisir. Lokasinya tidak jauh dari sentra cabai merah di Desa Lubuk Cuik yang hanya berjarak sekitar 3,2 Km.(BA)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya