Wartalive.co.id — Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Yayasan Kirana Bakti Bangsa di Desa Parbangunan, Panyabungan, Kamis (11/12/2025)
Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Yayasan Kirana Bakti Bangsa yang berlokasi di Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan. Peresmian ini menjadi langkah penting dalam mendukung pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar di Kabupaten Madina.
SPPG Kirana Bakti Bangsa akan melayani distribusi makanan bergizi untuk 2.196 siswa dari berbagai jenjang sekolah, meliputi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), SD Sipapaga, SD Negeri Parbangunan, hingga SMP Negeri 2 Panyabungan. Melalui fasilitas ini, proses pengolahan makanan dilakukan secara terpusat, terkontrol, dan sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Baca Juga : UKW PWI Bonapasogit–Agincourt Tetap Digelar di Tengah Duka Bencana Taput
Dalam sambutannya, Bupati Saipullah menekankan bahwa kehadiran SPPG ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan seluruh layanan MBG berjalan aman, higienis, serta tepat sasaran. Ia meminta BGN untuk terus memperketat pengawasan mulai dari bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah penerima.
“Semua dapur MBG di Madina harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh BGN, baik dari sisi keamanan pangan maupun kualitas gizi. Ini penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan menjamin anak-anak menerima asupan yang benar,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan instruksi langsung Presiden sebagai upaya memperbaiki tingkat gizi anak sekolah di seluruh Indonesia. Program ini diharapkan mampu menekan angka stunting, meningkatkan konsentration belajar, serta mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.
Selain itu, Saipullah menjelaskan bahwa untuk wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yang belum terjangkau layanan SPPG berbasis yayasan, pemerintah pusat akan mengambil alih pengelolaan penuh. Pemerintah akan menyediakan sarana, sumber daya, dan mekanisme pendistribusian sendiri, sehingga seluruh anak Indonesia dapat merasakan manfaat program MBG tanpa terkecuali.
Lihat Juga : TNI AU Terjunkan 190 Paket Logistik ke Gayo Lues
“Ini adalah bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan manusia sebagai prioritas utama. Kita di daerah bertugas memastikan pelaksanaannya berjalan sesuai arahan,” tambahnya.
Peresmian SPPG Kirana Bakti Bangsa di Madina menjadi langkah awal untuk memperluas jangkauan MBG, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas pendidikan generasi muda.(Sry)

