Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu menyerahkan bantuan awal kepada keluarga korban kebakaran di Desa Situmba, Kecamatan Sipirok, Selasa (29/9/2026).
Bantuan tersebut diserahkan Bupati didampingi Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Tapsel Ny. Ira Sofyan Adil Siregar, Camat Sipirok, serta Kepala Desa Situmba.
Bantuan berupa tikar dan selimut itu merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran.
Bupati Gus Irawan menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa keluarga korban.
Ia berharap bantuan awal tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga yang sedang menghadapi musibah.
“ Ini merupakan bantuan awal dari Bupati berupa tikar dan selimut. Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi. Mudah-mudahan bantuan ini dapat dimanfaatkan dan sedikit membantu keluarga yang sedang menghadapi musibah, ” ujar Gus Irawan.
Baca Juga: BAZNAS Tapsel Hadir untuk Mustahik Sayur Matinggi
Menurutnya, bantuan secara kedinasan juga sedang diproses melalui perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Sosial Kabupaten Tapsel, sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“ Secara kedinasan, bantuan untuk musibah seperti kebakaran ada prosesnya. Nanti melalui Dinas Sosial akan diproses secara formal sesuai ketentuan, ” jelasnya.
Selain bantuan kebutuhan dasar, Gus Irawan juga meminta keluarga korban melaporkan dokumen penting yang ikut terbakar atau hilang kepada pemerintah Kecamatan.
Dokumen tersebut antara lain KTP, dokumen kependudukan, ijazah dan dokumen penting lainnya.
“ Nanti dilaporkan kepada Pak Camat. Kalau ada KTP atau dokumen kependudukan lainnya, termasuk ijazah dan dokumen penting lainnya, akan kita bantu proses sesuai kewenangan, ” katanya.
Gus Irawan juga mengajak keluarga korban untuk tetap sabar dan kuat menghadapi musibah.
Ia menekankan bahwa kehidupan harus terus berjalan dan keluarga diharapkan dapat bangkit serta menata kembali kehidupan secara bertahap.
“ Yang penting kita syukuri karena dalam musibah ini tidak ada korban jiwa. Barang-barang memang habis, tetapi kita harus tetap sabar.
” Mudah-mudahan ke depan terbuka rezeki yang lebih luas sehingga keluarga dapat membangun dan menata kembali kehidupannya, ” tuturnya.
Pemkab Tapsel juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta segera melaporkan kondisi yang dinilai dapat membahayakan keselamatan maupun permukiman warga.
Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Rabu, 10 September 2026, sekitar pukul 14.00 WIB di Desa Situmba.
Berdasarkan keterangan keluarga, kebakaran diduga akibat arus pendek listrik. Musibah tersebut mengakibatkan dua unit rumah milik keluarga Ahmad Sarpin Harahap dan keluarga anaknya, Irma Irani, terbakar.
Lihat Juga: Sinergi KNPI-Polres Padangsidimpuan, Petani Joring Natobang Terima Bibit Jagung
Salah satu rumah merupakan bangunan semi permanen berbahan papan, sementara satu rumah lainnya merupakan bangunan beton.
Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun, sejumlah barang serta dokumen penting milik keluarga turut terdampak dan terbakar.
Atas nama keluarga, Fatimah Siregar menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tapsel beserta rombongan atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“ Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bapak Bupati beserta rombongan. Mudah-mudahan kami diberi kelapangan hati dan rezeki sehingga rumah dan kehidupan kami dapat segera kembali seperti semula, ” ungkapnya.
Sementara Kepala Desa Situmba menyampaikan, kehadiran Bupati bersama jajaran diharapkan dapat memberikan dukungan moril sekaligus memastikan kebutuhan awal keluarga korban mendapat perhatian pemerintah.(Wan)

