Tuesday, October 13, 2026

Dari Data Akurat Menuju Pendidikan Bermutu, Tapsel Raih Prestasi Nasional

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah Kabupaten Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel), kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Di bawah kepemimpinan Bupati Gus Irawan Pasaribu, Tapsel berhasil meraih penghargaan Terbaik I Nasional kategori validitas data pendidikan tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

- Advertisement -

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti pada Malam Tasyakuran Hari Pendidikan Nasional 2026 yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, Senin malam (25/5/2026).

Baca Juga : Berbagi di Idul Adha 1447 H, PT Evans Lestari Kurban Dua Sapi dan Satu Kambing

Usai menerima penghargaan, Bupati Gus Irawan Pasaribu menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari pembenahan data yang akurat dan terintegrasi.

“ Persoalan pendidikan itu sangat kompleks. Mulai dari rasio guru dan siswa yang belum seimbang, penempatan tenaga pendidik, hingga infrastruktur pendidikan. Semua itu harus diselesaikan berbasis data, ” ujar Gus Irawan.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bagian dari langkah besar Pemkab Tapsel menuju digitalisasi penuh seluruh sektor pemerintahan, tidak hanya pendidikan.

“ Ke depan semua data harus sinkron dan dapat diakses secara digital. Data Dinas Pendidikan harus terhubung dengan Disdukcapil, Dinas Kesehatan dan OPD lainnya agar pelayanan lebih efektif, ” katanya.

Ia menjelaskan, validitas data Dapodik menjadi kunci dalam menentukan arah kebijakan pendidikan daerah, mulai dari jumlah siswa, tenaga kependidikan, status sertifikasi guru hingga kebutuhan distribusi tenaga pengajar.

Dengan data yang akurat, lanjutnya, pemerintah daerah dapat melakukan pemetaan kebutuhan pendidikan secara tepat, termasuk mengatasi ketimpangan jumlah guru dan siswa antarwilayah di Tapsel.

“ Ada daerah yang siswanya banyak tetapi gurunya sedikit. Sebaliknya ada juga yang gurunya banyak namun jumlah siswa sedikit. Dengan data yang valid kita bisa melakukan penempatan guru secara lebih efektif, ” ungkapnya.

Gus Irawan juga menargetkan seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tapsel mampu menekan tingkat residu atau kesalahan data hingga mendekati nol.

“ Saya ingin zero mistake. Semua dinas harus bergerak cepat memperbaiki data, termasuk Disdukcapil, Dinas Kesehatan dan OPD lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, ” tegasnya.

Menurut Gus Irawan, pentingnya data akurat juga telah terbukti saat Tapsel menghadapi bencana beberapa waktu lalu. Ketepatan data dinilai mempermudah pemerintah dalam menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat terdampak.

“ Kalau data kita baik, maka output kebijakan juga akan baik. Sebaliknya, kalau datanya tidak akurat, sulit meningkatkan kualitas pelayanan, ” katanya.

Lihat Juga : Berbagi di Idul Adha 1447 H, PT Evans Lestari Kurban Dua Sapi dan Satu Kambing

Selain Kabupaten Tapsel, penghargaan validitas data pendidikan nasional juga diberikan kepada Kabupaten Lampung Tengah dan Kabupaten Banyuwangi.

Sementara kategori pemerintah Provinsi dengan residu data pendidikan terendah diraih Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai terbaik I, Kalimantan Selatan terbaik II dan Sumatera Selatan terbaik III. (Wan)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya