Monday, October 12, 2026

Gama Gora Jadi Harapan Tutupi 3.000 Hektare Sawah Gagal Panen

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Gus Irawan Pasaribu, memperkenalkan varietas baru padi Gama Gora kepada masyarakat saat menghadiri Safari Ramadan 1447 H Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel di Masjid Baiturrahman, Desa Janji Manaon Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapsel, Senin (9/3/2026).

Varietas tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi sekaligus menutupi sekitar 3 ribu hektare sawah yang gagal panen akibat bencana pada akhir November 2025.

- Advertisement -

Dalam kesempatan itu, Gus Irawan menjelaskan, nama Gama Gora berasal dari singkatan yakni, ‘Gama’ merupakan singkatan dari Gajah Mada, karena varietas ini ditemukan oleh Universitas Gajah Mada.

” Sedangkan ‘Gora’ merupakan singkatan dari gogo rancah, yakni hasil persilangan antara padi gogo darat dengan padi air, ” ujarnya.

Baca Juga : Stok Aman! Antrean BBM di Padangsidimpuan Kembali Normal

Menurut Bupati, varietas padi ini sangat cocok ditanam di lahan sawah yang memiliki debit air terbatas atau tidak tergenang secara penuh.

Ia juga mengungkapkan, bibit padi Gama Gora merupakan bantuan dari Bank Indonesia (BI). Pemkab Tapsel bahkan telah meminta agar dilakukan penangkaran benih Gama Gora di daerah tersebut, mengingat ketersediaan bibitnya masih terbatas.

“ Varietas ini merupakan bantuan dari BI. Kita juga sudah meminta agar ada penangkaran Gama Gora di Tapsel, karena memang cukup sulit mendapatkan bibitnya, ” katanya.

Gus Irawan menjelaskan, varietas tersebut sebelumnya telah diuji coba melalui demplot di daerah Tatengger dengan hasil yang sangat memuaskan.

Dari hasil uji coba itu, produksi padi Gama Gora mencapai sekitar 9,6 ton per hektare dengan masa panen relatif cepat, yakni sekitar 80 hari.

“ Hasil demplot kita di Tatengger mencapai 9,6 ton per hektare. Selain itu, 80 hari sudah bisa dipanen dan kualitas nasinya juga enak, ” jelasnya.

Baca Juga : Jelang Lebaran, Lapak Kue Kering Mulai Menjamur di Pasar Sagumpal Bonang Padangsidimpuan

Saat ini, Pemkab Tapsel kembali melakukan uji coba atau demplot di dua wilayah lainnya, yakni di Kecamatan Sayurmatinggi dan Tano Tombangan (Tantom) Angkola, guna memastikan kesesuaian varietas tersebut dengan kondisi lahan di Tapanuli Selatan.

Bupati juga menyarankan para petani untuk menanam Gama Gora pada musim kemarau atau ketika debit air irigasi berkurang.

Dengan demikian, lahan sawah yang biasanya hanya dapat ditanami dua kali setahun berpotensi ditingkatkan menjadi tiga kali masa tanam.

“ Kalau dalam setahun sawah kita biasanya hanya dua kali tanam, maka saat air sedang tidak ada kita bisa menanam Gama Gora. Jadi memungkinkan tiga kali tanam dalam setahun, ” ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Irawan mengungkapkan, bencana yang terjadi pada akhir November 2025 memberi dampak besar terhadap perekonomian daerah.

Selain menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, bencana tersebut juga menyebabkan sekitar 3 ribu hektare sawah tidak dapat berproduksi.

Akibatnya, Tapsel diperkirakan kehilangan sekitar 16.500 ton produksi padi, jika dihitung dari rata-rata produksi sebesar 5,5 ton per hektare.

Baca Juga : Wali Kota Padangsidimpuan Ajak Warga Jadikan Nuzulul Qur’an Momentum Refleksi Diri

“ Pada triwulan ketiga tahun lalu pertumbuhan ekonomi kita masih sekitar 5,2 persen. Namun di triwulan terakhir turun menjadi 2,39 persen. Salah satu penyebabnya adalah hilangnya produksi padi akibat 3 ribu hektare sawah yang terdampak bencana, ” katanya.

Karena itu, ia mengajak para petani untuk bersama-sama meningkatkan produksi padi, mengingat sektor pertanian memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kegiatan Safari Ramadhan tersebut, Bupati juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat.

Bantuan itu antara lain dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tapsel kepada 13 mustahik, penyaluran zakat fitrah kepada 35 penerima, serta bantuan ambal salat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris Daerah (Sekda) Tapsel Sofyan Adil Siregar, Ketua TP PKK Tapsel Murni Gus Irawan Pasaribu, Ketua Baznas Tapsel Jon Sujani Pasaribu, sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Tapsel, kelompok tani dan masyarakat. (Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya