Tuesday, October 13, 2026

Gus Irawan Tegaskan Perang Lawan Judol

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu menyoroti adanya aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel yang terindikasi terlibat judi online (judol).

Hal itu disampaikan Gus Irawan saat memberikan sambutan pada pengukuhan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tapsel masa khidmat 2026 – 2031 yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Gedung Serbaguna Kompleks Perkantoran Bupati Tapsel, Sipirok, Minggu (23/8/2026).

- Advertisement -

Pengukuhan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Tokoh Pembangunan Sumatera Utara H. Syahrul M. Pasaribu, jajaran PWNU Sumatera Utara, para ulama dan sesepuh NU, Ketua MUI Tapsel, Forkopimda, jajaran PCNU Tapsel, Muslimat NU, Fatayat NU serta sejumlah organisasi kemasyarakatan.

Gus Irawan menegaskan, pemerintah daerah telah menyatakan perang terhadap narkoba, judi online dan berbagai penyakit sosial yang dinilai dapat merusak kehidupan masyarakat.

Baca Juga : Pimpin IKA SMAN 2 Padangsidimpuan Andar Amin Usung Semangat Bersinergi

“ Kita deklarasikan perang di Tapsel. Bukan perang dengan tembak-tembakan, tetapi perang melawan narkoba, judi online dan berbagai penyakit sosial di tengah masyarakat, ” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyebut pihaknya telah memperoleh data mengenai adanya ASN yang terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online.

Meski demikian, ia tidak merinci identitas maupun jumlah ASN yang dimaksud.

Gus Irawan mengingatkan bahwa ASN sebagai bagian dari birokrasi pemerintah seharusnya mampu menjadi contoh bagi masyarakat.

Karena itu, keterlibatan ASN dalam aktivitas judi online menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“ Seorang ASN sebagai birokrat harus menjadi contoh dan teladan di tengah-tengah masyarakat, ” ujarnya.

Ia juga mengajak PCNU Tapsel bersama para ulama, ustaz, ustazah dan dai mengambil peran dalam mencegah semakin meluasnya praktik judi online di tengah masyarakat.

Menurutnya, pemberantasan judi online tidak cukup hanya dilakukan melalui pendekatan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama.

Para ulama dan dai, kata Gus Irawan, dapat memperkuat edukasi melalui pengajian dan kegiatan keagamaan dengan memasukkan materi mengenai bahaya narkoba serta judi online.

“ Untuk recovery dengan dampak yang sangat besar itu, kami tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kerja sama, bantuan, kolaborasi dan sinergi dari seluruh komponen yang ada, ” katanya.

Selain memberantas judi online dan narkoba, Gus Irawan juga mengajak NU ikut membantu pemerintah menghadapi persoalan sosial lainnya, termasuk praktik rentenir dan kemiskinan.

Ia berharap sinergi pemerintah dengan NU dapat semakin kuat dalam membangun Tapsel, terutama dalam proses pemulihan pasca bencana.

“ Semoga kita bisa bekerja sama, berkolaborasi dan bersinergi untuk membangun Tapsel pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat pascabencana, ” pungkasnya.

Ia juga berharap NU tidak hanya menjalankan peran keagamaan, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam pembangunan daerah, khususnya mempercepat pemulihan Tapsel setelah bencana.

“ Selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik, dikukuhkan dan dibaiat. Kami berharap PCNU Tapsel mengambil bagian dalam berbagai program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel, terutama dalam menghadapi proses pemulihan pasca bencana, ” ujar Gus Irawan.

Menurut Gus Irawan, kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Tapsel diperkirakan mencapai Rp2,8 triliun. Sementara beban yang menjadi tanggung jawab Pemkab mencapai lebih dari Rp700 miliar.

Besarnya kebutuhan tersebut, kata dia, membuat pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri, dibutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan.

“ Untuk recovery dengan dampak yang sangat besar itu, kami tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kerja sama, bantuan, kolaborasi dan sinergi dari seluruh komponen yang ada. Kami berharap keluarga besar NU ikut membantu, ” katanya.

Persoalan lain yang menjadi perhatian Bupati adalah praktik rentenir yang dinilai membebani masyarakat, terutama kaum ibu.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab Tapsel bersama Bank Sumut menyiapkan alternatif pembiayaan dengan bunga lebih ringan bagi masyarakat yang selama ini terjerat pinjaman berbunga tinggi.

“ Kita sudah siapkan di Bank Sumut fasilitas untuk masyarakat agar bisa meninggalkan pinjaman yang memberatkan. Kita harus menyiapkan fasilitas yang menggantikan pembiayaan itu dengan biaya yang jauh lebih ringan, ” katanya.

Menurut Gus Irawan, penyediaan pembiayaan yang lebih sehat tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah memerangi kemiskinan sekaligus menggerakkan kembali perekonomian masyarakat pasca bencana.

Ia juga mengajak NU membantu pemerintah mendorong masyarakat mengoptimalkan lahan pertanian yang belum produktif.

Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan dukungan pembiayaan, termasuk kredit dengan bunga nol persen bagi sektor pertanian yang terdampak bencana.

“ Tidak ada lagi alasan lahan di Tapsel menganggur. Kalau ada lahan, ada modal dan ada fasilitas Bank Sumut dengan nol persen, mari kita manfaatkan, ” ujarnya.

Pemkab Tapsel juga menurunkan tenaga penyuluh pertanian untuk mendampingi masyarakat mulai dari budidaya hingga panen.

Sementara BUMD disiapkan menjadi off-taker atau pihak yang menyerap hasil produksi petani.
Program tersebut diharapkan dapat membuka kembali aktivitas ekonomi masyarakat dan mempercepat pemulihan daerah.

Gus Irawan menilai NU memiliki posisi strategis dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Tapsel.

Jaringan ulama, ustaz, ustazah dan dai yang menjangkau masyarakat hingga tingkat bawah dinilai menjadi kekuatan penting dalam membantu pemerintah menghadapi berbagai persoalan.

Lihat Juga : Syahrul Pasaribu: Jadikan KNPI Ruang Belajar Pemuda

Karena itu, ia berharap kepengurusan PCNU periode 2026 – 2031 dapat membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah.

“ Untuk membangun Tapsel dan mempercepat pemulihan pascabencana, kami membutuhkan kerja sama seluruh komponen. Kami berharap NU menjadi bagian penting dalam kolaborasi tersebut, ” katanya.

Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya diarahkan pada pemulihan pasca bencana, tetapi juga pemberantasan narkoba dan judi online, pengurangan ketergantungan masyarakat terhadap rentenir serta pengentasan kemiskinan.

“ Semoga kita bisa bekerja sama, berkolaborasi dan bersinergi untuk membangun Tapsel pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat pascabencana, ” pungkasnya.

Adapun kepengurusan PCNU Kabupaten Tapsel masa khidmat 2026 ‘ 2031 yang dikukuhkan, terdiri atas unsur Mustasyar, Syuriyah, A’wan dan Tanfidziyah yang akan menjalankan amanah organisasi selama lima tahun.

Pengukuhan kemudian dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keislaman, ukhuwah dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.(Wan)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya