Tuesday, October 13, 2026

Hampir Sebulan, Produksi Tambang Emas Martabe Nol di Seluruh Pit

Baca Juga

Wartalive.co.id – Hampir satu bulan pasca bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), aktivitas produksi di Tambang Emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources (PTAR) masih sepenuhnya terhenti.

Penghentian sementara produksi Tambang Emas Martabe berkaitan dengan langkah Kementerian Lingkungan Hidup yang melakukan audit lingkungan pasca bencana di kawasan Batangtoru dan sekitarnya.

- Advertisement -

Sejak 6 Desember 2025, seluruh pit tambang tidak melakukan kegiatan produksi atau berada pada kondisi nol produksi. Sementara itu, aktivitas pemulihan bagi warga terdampak bencana masih berlangsung intensif.

Baca Juga : Pemprov Sumut Pastikan Pencarian Korban Bencana Terus Berjalan

Di sejumlah posko pengungsian di Kecamatan Batangtoru, kegiatan dapur umum berjalan dari pagi hingga malam hari. Relawan menyiapkan makanan secara bergiliran, sementara alat berat masih terlihat bekerja di beberapa titik, termasuk untuk merapikan lahan pembangunan hunian sementara.

PTAR juga turut mengerahkan alat beratnya untuk membantu pendirian hunian sementara bagi warga terdampak.

Kegiatan ini sebagai bagian dari dukungan perusahaan terhadap upaya penanganan dan pemulihan pasca bencana.

Di sisi lain, masyarakat setempat masih menghadapi proses pemulihan yang panjang. Sejumlah akses jalan yang sempat tertutup longsor terus dibenahi, kebutuhan dasar pengungsi masih harus dipenuhi, serta kondisi cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat membuat upaya penanganan bencana terus berlangsung hingga kini.

Berbeda dengan situasi di posko pengungsian, kawasan operasional Tambang Emas Martabe tampak lengang.

Seorang karyawan PTAR dari Departemen Mining, Tina Lisa, mengatakan sejak 6 Desember 2025 tidak ada aktivitas produksi di seluruh pit tambang.

Menurutnya, penurunan produksi sebenarnya sudah terjadi sejak bencana banjir bandang dan longsor pada 25 November 2025.

“ Waktu banjir dan longsor, produksi tidak berjalan penuh, lalu benar-benar berhenti sejak 6 Desember. Ada karyawan yang rumahnya kebanjiran, ada juga yang tidak bisa masuk ke area tambang karena akses jalan tertutup longsor. Karyawan yang bisa masuk ikut membantu penanganan dampak banjir dan longsor, ” ujar Tina.

Meski kegiatan produksi dihentikan, beberapa pekerjaan penting tetap berjalan. Di antaranya pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan, seperti perawatan ribuan bibit tanaman di nursery PTAR serta pemeliharaan area tailings yang tidak dapat dihentikan demi menjaga aspek keselamatan dan lingkungan.

Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono, menegaskan penghentian sementara produksi tidak berarti perusahaan menghentikan pendampingan kepada masyarakat terdampak bencana.

Menurutnya, sejak hari pertama bencana, PTAR mengalihkan sumber daya untuk membantu membuka kembali akses jalan yang terputus, mengoperasikan posko pengungsian, menyalurkan bantuan logistik, serta menyediakan layanan kesehatan.

“ Karyawan kami juga terlibat langsung sebagai relawan di lapangan. Hampir satu bulan terakhir sejak 6 Desember 2025, kegiatan operasional produksi di seluruh pit Tambang Emas Martabe memang dihentikan sementara, ” ujar Katarina, Jumat (2/1/2026)

Lihat Juga : Polsek Sunggal Perketat Pengamanan Antisipasi Kejahatan 3C

Ia menambahkan, PTAR tetap bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam pembangunan hunian sementara bagi para penyintas bencana di Batangtoru dan sekitarnya.

Terkait kelanjutan operasional tambang, Katarina menegaskan pihak perusahaan mengikuti seluruh tahapan evaluasi yang dilakukan pemerintah secara kooperatif dan ia juga meminta semua pihak untuk menunggu keputusan resmi dari otoritas berwenang.

“ Kami mengikuti seluruh tahap evaluasi pemerintah secara penuh dan kooperatif. Proses ini masih berjalan, sehingga kami memandang penting bagi semua pihak untuk menunggu keputusan resmi dan tidak menarik kesimpulan sebelum hasil final disampaikan, ” katanya. (Wan)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya