Wartalive.co.id – Lapangan Futsal Raja, Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menjadi panggung bagi talenta-talenta muda futsal melalui Turnamen Futsal Tingkat Sekolah Dasar se Tapanuli Selatan memperebutkan Piala Ketua Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) Kabupaten Tapsel Ismadi Cup I, Sabtu (22/8/2026).
Sebanyak enam tim sekolah dasar ambil bagian dalam turnamen yang dibuka dan ditutup oleh Ismadi, yang juga anggota DPRD Tapsel, sekaligus Ketua AFI Kabupaten Tapsel.
Adapun tim futsal yang ikut turnamen masing-masing, tim futsal SD Negeri SD 100701 Wek yang menurunkan 2 tim (Tim A dan B), SD Negeri 100710 Desa Hapesong Baru, SD Negeri 100703 Wek II dan SD Negeri Desa Telo, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapsel.
Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah guru dari sekolah peserta turnamen guna memberikan dukungan kepada para pemainnya.
Pertandingan menggunakan sistem jumpa, sehingga setiap tim memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan.
Persaingan adu taktik namun tetap sportif, berlangsung, hingga babak penentuan juara yang diraih tim B SD Negeri 100701 Wek I Kecamatan Batangtoru.
Sementara posisi kedua (runner up) diraih tim A SD Negeri 100701 Wek I, Tim A, disusul SD Negeri 100710 Hapesong Baru sebagai juara ketiga dan SD Negeri 100703 Wek II sebagai juara keempat dan para juara mendapatkan trofi dan uang pembinaan.
Tidak hanya penghargaan bagi tim, panitia juga memberikan apresiasi kepada pemain yang tampil menonjol sepanjang turnamen.
Bilal Alvandhy dari SD Negeri 100701 Desa Wek I dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak, sementara Aldy Syahputra dari sekolah yang sama meraih penghargaan kiper terbaik dan gelar pemain terbaik diberikan kepada Revan, juga dari SD Negeri 100701 Wek I
Usai penyerahan hadiah, Ketua AFI Kabupaten Tapsel Ismadi mengatakan turnamen tersebut tidak semata-mata menjadi ajang untuk menentukan tim terbaik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun pembinaan futsal sejak usia dini.
Menurutnya, anak-anak perlu diberikan ruang untuk menyalurkan minat dan bakat olahraga sekaligus mendapatkan pengalaman berkompetisi.
“ Kegiatan ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang paling penting bagaimana anak-anak mendapatkan ruang untuk mengembangkan bakat, belajar disiplin, bekerja sama dan menjunjung tinggi sportivitas, ” ujar Ismadi.
Ia berharap kompetisi serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sehingga semakin banyak bibit pemain muda yang muncul dari Tapsel.
” Kita berharap dari turnamen seperti ini akan muncul bibit-bibit pemain futsal dari Tapsel, yang nantinya bisa berkembang dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi, ” katanya.
Ismadi juga mengapresiasi partisipasi seluruh sekolah, guru dan pendamping yang telah mendukung kejuaraan tersebut, tapi bagi para pemain muda.
” Piala Ismadi bukan hanya tentang trofi yang dibawa pulang, tapi dari lapangan futsal menjadi tempat mereka belajar tentang kerja sama, keberanian, disiplin dan sportivitas dan nilai yang diharapkan menjadi bekal untuk perjalanan mereka, baik di dunia olahraga maupun di luar lapangan, ” terangnya. (Wan)

