Monday, October 12, 2026

Jalan Rusak Parah di Pantai Barat Madina, DPRD Soroti Ketimpangan Pembangunan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kondisi infrastruktur jalan menuju kawasan pantai barat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kian memprihatinkan. Ruas jalan yang menjadi akses utama masyarakat itu dipenuhi lubang besar dan genangan air, sehingga mengganggu mobilitas serta membahayakan keselamatan pengendara, (9/4/2026)

Kerusakan jalan terlihat di sejumlah titik, dengan lubang berukuran besar yang sebagian tertutup air. Kondisi ini membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas, bahkan kerap memperlambat laju kendaraan untuk menghindari kecelakaan.

- Advertisement -

Seorang pengendara yang sering melintas karna berjualan di daerah tersebut mengaku kondisi ini sudah berlangsung lama tanpa penanganan serius.

Baca Juga : PTSL Padangsidimpuan Didorong Tuntas Tepat Waktu

“Kalau seperti ini terus, kami sangat terganggu. Jalan ini penting untuk aktivitas kami sehari-hari apalagi saya berjualan hampir setiap hari melintas di jalan ini, tapi kondisinya justru makin parah,” ujar Idan.

Selain memperlambat mobilitas, kerusakan jalan juga berdampak pada meningkatnya biaya perawatan kendaraan. Banyak pengguna jalan mengeluhkan kendaraan mereka lebih cepat rusak akibat sering melintasi jalan berlubang.

“Kadang harus pelan sekali, bahkan zig-zag hindari lubang. Motor juga cepat rusak,” tambahnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Mandailing Natal, Erwin Efendi Lubis, turut menyoroti kondisi tersebut dan mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar memberikan perhatian serius terhadap kerusakan infrastruktur di wilayah pantai barat Madina.

Lihat Juga : 1.200 Guru Tapsel Hadiri Seminar ‘How to Be a Great Teacher’

Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang digelar di Aula Kantor Bupati Madina, Senin (6/4/2026), ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran daerah tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengabaikan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan vital masyarakat.

“Di tengah keterbatasan anggaran, kami berharap Mandailing Natal tetap mendapatkan perhatian serius, terutama terkait kondisi infrastruktur yang cukup memprihatinkan,” tegasnya.

Menurutnya, ruas jalan dari Jembatan Merah menuju kawasan pantai barat merupakan jalur strategis yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat. Jika tidak segera diperbaiki, kondisi ini akan terus menghambat aktivitas ekonomi warga.

“Atas nama masyarakat Mandailing Natal, kami sangat membutuhkan perbaikan jalan dari Jembatan Merah hingga ke pantai barat,” tambahnya.

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk tidak membiarkan pemerintah kabupaten bekerja sendiri dalam membenahi infrastruktur daerah. Dukungan konkret dinilai sangat diperlukan, baik melalui bantuan anggaran maupun program pembangunan strategis.

“Kami berharap pemerintah provinsi dapat mem-back-up Pemkab Mandailing Natal agar pembangunan berjalan optimal dan manfaatnya dapat dirasakan merata oleh masyarakat,” tutupnya. (Sry)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya