Tuesday, October 13, 2026

Ketika Trotoar Jadi Lapak, Kisah Jalan Thamrin yang Semrawut

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kota Padangsidimpuan yang dikenal Kota Pendidikan, Barang dan Jasa, hingga kini menghadapi berbagai tantangan besar di salah satu titik strategisnya.Jalan Thamrin, sekitarnya, Jalan yang seharusnya menjadi pusat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat justru berubah menjadi kawasan semrawut yang memprihatinkan.

Jalan Thamrin yang semrawut ini menjadi cerminan tantangan besar tata kelola perkotaan di Padangsidimpuan yang mendesak untuk diselesaikan.Kemacetan panjang hampir menjadi pemandangan sehari-hari di jalan ini. Penyebabnya beragam, mulai dari parit yang tersumbat sehingga air meluap ke badan jalan, hingga trotoar yang berubah fungsi menjadi lapak kaki lima.

- Advertisement -

Tak hanya itu, badan jalan yang seharusnya difungsikan untuk kendaraan juga dipenuhi pedagang, menciptakan kesemrawutan yang sulit diurai.Masalah ini semakin diperburuk oleh sampah yang berserakan di berbagai sudut jalan.

Tidak hanya mengganggu pemandangan, sampah tersebut menimbulkan bau tak sedap dan menjadi ancaman kesehatan bagi masyarakat. Limbah ikan dari pedagang ikan kaki lima juga menjadi perhatian serius. Cairan limbah yang mengalir ke jalan menyebabkan kerusakan infrastruktur, membuat aspal berlubang dan membahayakan pengendara.

Pengendara selalu berharap agar pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi permasalahan ini. Dibutuhkan langkah nyata, mulai dari normalisasi parit, penataan pedagang kaki lima, hingga penegakan aturan kebersihan.

” Jalan Thamrin sekitarnya ini sudah tidak nyaman lagi, tiap hari macet, apalagi kalau pagi dan sore. Parit-paritnya sudah lama tersumbat, jadi kalau hujan sedikit saja air langsung teegenang ke jalan, ” ujar seorang pengendara yang melintas, Kamis  (15/1/2026)

Hal senada juga disampaikan oleh Ahmad, seorang pejalan kaki. Ia melihat, trotoar sudah dipenuhi pedagang kaki lima, sehingga kita harus ekstra hati-hati berjalan karena jalannya sempit dan licin.

” Diharapkan pemerintah segera hadir dengan kebijakan tegas untuk menormalisasi kawasan Jalan Thamrin sekitarnya dan mengembalikan fungsi sebagai jalur utama yang nyaman dan aman untuk semua, ” ucap dia

Sementara pemilik rumah toko (ruko) yang tinggal di seputaran Jalan Thamrin Kota Padangsidimpuan juga sering mengeluhkan soal kesemrawutan Jalan Thamrin karena halaman rukonya dijadikan lapak dagangan kaki lima.

” Sampah di sini berserakan. Tidak hanya merusak pemandangan, tapi juga baunya menyengat, apalagi kalau kena panas. Saya berharap pemerintah segera mengambil tindakan. Kami warga juga siap mendukung, asalkan ada solusi yang jelas, ” tegasnya.

Menyikapi hal tersebut, pengamat kebijakan publik di Kota Padangsidimpuan, Erwin Sinaga mengatakan, permasalahan yang terjadi di Jalan Thamrin merupakan akumulasi dari lemahnya tata kelola perkotaan dan kurangnya pengawasan terhadap kebijakan yang ada.

Menurutnya, permasalahan di Jalan Thamrin, seperti kemacetan, penggunaan trotoar untuk pedagang kaki lima, hingga kerusakan infrastruktur akibat limbah dan sampah, menunjukkan bahwa ada celah besar dalam perencanaan dan implementasi kebijakan tata kota.

” Ini bukan masalah yang muncul tiba-tiba, tetapi hasil dari pembiaran yang berlangsung selama bertahun-tahun, ” ucapnya.

Ia meminta Pemko Padangsidimpuan perlu segera mengambil langkah strategis dan terintegrasi untuk mengatasi masalah ini. Pemerintah harus fokus pada normalisasi parit dan pengelolaan limbah agar tidak lagi mencemari lingkungan dan merusak jalan.

” Diperlukan penataan ulang kawasan trotoar dengan pendekatan yang manusiawi, sehingga pejalan kaki dan pedagang kaki lima bisa sama-sama diakomodasi tanpa mengganggu lalu lintas serta melakukan edukasi dan pengawasan terhadap kebersihan lingkungan yang harus menjadi prioritas, ” terangnya.

Ia juga  menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengatasi masalah ini dan jika dikelola dengan baik, kawasan ini bisa menjadi pusat aktivitas yang nyaman dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.Pemerintah juga tidak bisa bekerja sendirian. Warga dan komunitas lokal juga harus dilibatkan dalam mencari solusi, baik melalui sosialisasi maupun program kerja sama.

Dengan langkah yang tepat, Jalan Thamrin sekitarnya diharapkan bisa kembali menjadi kawasan yang nyaman, aman dan mendukung aktivitas masyarakat.

” Pemko Padangsidimpuan harus segera mengambil tindakan nyata. Penegakan aturan tanpa solusi yang berpihak kepada masyarakat hanya akan menciptakan konflik baru, apalagi, Jalan Thamrin adalah salah satu jalur penting di Padangsidimpuan.

Sementara Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padangsidimpuan secara berkala terapi melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima di ruas jalan Thamrin yang sering menimbulkan kemacetan

” Penertiban tetap dilakukan secara bertahap dan persuasif, dengan mengedepankan pendekatan humanis serta koordinasi lintas OPD terkait, seperti Dinas Perdagangan, Dinas PUPR, dan Dinas Lingkungan Hidup, ” kata Kepala Satpol PP Kota Padangsidimpuan Zulkifli Lubis

Ia menyebutkan, pemerintah juga tetap mempertimbangkan solusi alternatif bagi pedagang kaki lima agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum.

“ Kami tidak hanya berbicara soal penegakan aturan, tetapi juga mencari solusi yang berpihak kepada masyarakat dan penataan kawasan harus dilakukan secara terpadu, mulai dari penataan lokasi parkir, pengelolaan sampah dan limbah, hingga pengembalian fungsi trotoar dan badan jalan, ” tegasnya.

Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat maupun para pedagang untuk berperan aktif menjaga kebersihan, ketertiban lingkungan dan ketertiban ruas jalan, agar upaya penataan Jalan Thamrin dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

“ Dengan kerja sama semua pihak, kami berharap Jalan Thamrin dan sekitarnya dapat kembali menjadi kawasan yang tertib, nyaman, aman, serta mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat sesuai dengan citra Kota Padangsidimpuan sebagai Kota Pendidikan, Barang dan Jasa, ” pungkasnya. (Wan)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya