Monday, October 12, 2026

Lubang Menganga di Jalan Karya Wisata Medan Johor Ancam Keselamatan Pengendara

Baca Juga

Wartalive.co.id – Kondisi infrastruktur di Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor, kini tengah menjadi sorotan tajam bagi masyarakat sekitar maupun pengguna jalan yang melintas (20/2). Pasalnya, akses utama di kawasan tersebut mengalami kerusakan parah dengan banyaknya lubang yang tersebar di berbagai titik. Kerusakan ini dinilai sangat membahayakan bagi keselamatan warga yang setiap hari bergantung pada jalur tersebut untuk beraktivitas.

Kerusakan yang terjadi tidak hanya berupa pengelupasan aspal biasa, melainkan lubang-lubang dengan kedalaman yang cukup signifikan. Selain aspal yang berlubang, ditemukan juga beberapa titik drainase yang mulai hancur, menambah risiko kecelakaan bagi kendaraan yang melintas terlalu pinggir. Kondisi ini diperparah dengan sisa-sisa aspal tambalan lama yang kini mulai retak dan kembali rusak, menciptakan permukaan jalan yang tidak rata.

- Advertisement -

Kekhawatiran masyarakat pun kian memuncak saat hujan turun, karena lubang-lubang tersebut seringkali tertutup genangan air sehingga tidak terlihat oleh mata. Hal ini mengubah jalanan menjadi jebakan maut bagi pengendara, terutama bagi mereka yang belum terbiasa melewati kawasan tersebut. Keluhan demi keluhan terus mengalir dari warga yang merasa haknya untuk mendapatkan jalan yang layak belum terpenuhi.

Dede, salah seorang pedagang yang setiap hari berjualan di sekitar lokasi, memberikan kesaksian mengenai betapa berbahayanya kondisi jalan tersebut. Ia seringkali menyaksikan langsung momen-momen menegangkan saat pengendara sepeda motor nyaris terjatuh akibat terperosok ke dalam lubang. Dede mengaku merasa prihatin melihat pemandangan yang sudah menjadi “makanan sehari-hari” di depan matanya itu. “Kasihan lah melihat masyarakat yang tidak sengaja menabrak lubang ini, karena lubangnya lumayan dalam. Biasanya orang yang belum tahu ada lubang di situ lah yang kena,” ujar Dede saat ditemui di lokasi jualannya. Menurutnya, korban rata-rata adalah warga dari luar daerah Johor yang tidak menyangka bahwa jalan utama sesibuk Karya Wisata memiliki kerusakan yang cukup fatal.

Baca Juga : ​Dua Petani Pengedar Ganja di Tapanuli Selatan Diringkus Polisi

Lebih lanjut, Dede menceritakan bahwa suara benturan keras akibat kendaraan yang menghantam lubang sudah sering ia dengar. Suara tersebut menjadi tanda bahwa ada lagi pengendara yang menjadi korban dari buruknya aspal jalan. Kerusakan mekanis pada kendaraan, seperti velg yang bengkok atau ban yang pecah, menjadi kerugian materiil yang harus ditanggung warga secara mandiri. “Kalau motor yang nabrak lubangnya pasti bunyi tuh ‘dubrak’. Cuma kita bisa bantu apa, lebih hati-hati sajalah di jalan,” tambah Dede dengan nada pasrah. Ia berharap para pengendara bisa lebih waspada dan menurunkan kecepatan saat melintasi area yang banyak lubangnya, terutama pada malam hari di mana pencahayaan terkadang kurang optimal.

Hingga saat ini, warga masih menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kota Medan untuk segera mengambil tindakan nyata. Perbaikan yang bersifat permanen, bukan sekadar tambal sulam yang mudah rusak kembali, sangat diharapkan agar mobilitas di kawasan Medan Johor kembali aman dan nyaman.(febrian)

Warta Terbaru

UAS Ibaratkan Zakat Seperti Lidi, Bersatu Atasi Kemiskinan

Wartalive.co.id, TAPANULI SELATAN - Ulama kondang Indonesia, Tuan Guru Ustadz H. Abdul Somad, Lc,ME,Ph.D (UAS), mengajak masyarakat Kabupaten Tapanuli...

Artikel Menarik Lainnya