Tuesday, October 13, 2026

MBG Tapsel Tak Hanya Sehatkan Anak, Tapi Juga Hidupkan Ekonomi Petani

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel), terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi desa melalui peresmian Grand Opening Program Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Sitinjak di Kecamatan Angkola Barat, Rabu (29/4/2026).

Peresmian program strategis nasional tersebut dihadiri langsung Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu bersama jajaran pemerintah daerah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), pihak yayasan pelaksana, kelompok tani, kepala sekolah, serta relawan dapur MBG.

- Advertisement -

Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan menegaskan, program MBG bukan hanya sekadar penyediaan makanan bagi siswa, tetapi juga menjadi upaya membangun ekosistem ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Baca Juga : Perbaikan Jalan di Sihitang: Keluhan Warga Terjawab dengan Penambalan Lubang

“ Yang saya minta, bahan baku dapur harus berasal dari hasil petani kita sendiri. Jangan sampai belanja dari luar daerah, karena uangnya tidak berputar di Tapsel, ” tegas Gus Irawan.

Menurutnya, melalui sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, yayasan, dan kelompok tani mustahik, seluruh kebutuhan dapur MBG mulai dari sayur, buah hingga bahan pangan lainnya diharapkan dipasok langsung oleh masyarakat sekitar.

Ia menyebutkan, apabila program berjalan optimal dengan target sekitar 90 ribu penerima manfaat di Tapsel, maka perputaran ekonomi daerah diperkirakan dapat mencapai lebih dari Rp400 miliar per tahun.

“ Ini program mulia untuk generasi masa depan. Kita menyiapkan anak-anak sehat menuju Indonesia Emas 2045 sekaligus membangun ekonomi dari desa, ” ujarnya.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, Gus Irawan juga menekankan pentingnya program tersebut dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Tapsel.

Ia mengungkapkan, angka stunting di daerah itu berhasil ditekan secara signifikan dari sekitar 15 persen menjadi 6,6 persen. Meski demikian, upaya penurunan tetap harus terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor.

Untuk menopang keberlanjutan program MBG, Pemkab Tapsel juga mendorong penguatan sektor pertanian dan peternakan, termasuk gerakan seribu kolam ikan, pengembangan peternakan ayam petelur, hingga rencana pembangunan depo pakan guna menekan biaya produksi petani.

Sementara Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Tapsel Wan Aprianti Lubis menyebutkan peresmian SPPG Sitinjak menjadi langkah nyata dalam peningkatan layanan gizi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor di daerah.

Lihat Juga : Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Ajak Daerah Bersatu Hadapi Tantangan Pembangunan

” Dengan beroperasinya SPPG Sitinjak, kami berharap program MBG di Tapsel mampu menjadi motor penggerak pembangunan desa, mempercepat penurunan stunting, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, ” kata Wan Aprianti Lubis

Perwakilan Yayasan SPPG, Nauli Harahap, menegaskan, program MBG merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa karena kualitas gizi anak hari ini menentukan kualitas generasi di masa mendatang.

Ia juga mengajak seluruh sekolah, guru dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi sekaligus mendukung pelaksanaan program agar berjalan transparan dan tepat sasaran.

Di sisi lain, Kepala SPPG Sitinjak Akbar Darmansyah menjelaskan, dapur MBG menerapkan standar operasional ketat, mulai dari sterilisasi dapur, penggunaan bahan baku lokal segar, hingga distribusi makanan yang higienis dan tepat waktu ke sekolah penerima manfaat.(Wan)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya