Wartalive.co.id – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) H. Maratua Simanjuntak, mengukuhkan Dewan Pengurus MUI Kabupaten Tapsel masa bakti 2025 – 2030 di Aula Sarasi Lantai III Kantor Bupati Tapsel di Sipirok, Kamis (30/4/2026).
Acara pengukuhan dihadiri Wakil Ketua DPRD Tapsel Abdul Basith Dalimunthe, Kajari Tapsel, perwakilan Kapolres dan Dandim, Kakan Kemenag, Ketua DMI, pimpinan MAN IC, BAZNAS, BKMT, IPHI, FKDT, Aisyiyah, Muslimat NU, organisasi kepemudaan, serta berbagai organisasi kemasyarakatan Islam lainnya.
Pengukuhan ditandai dengan pembacaan surat keputusan, pelantikan pengurus, serta penandatanganan berita acara yang turut disaksikan Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu, Tokoh Pembangunan Sumut H. Syahrul M. Pasaribu, unsur Forkopimda, tokoh agama, pimpinan organisasi Islam, serta tamu undangan lainnya.
Adapun kepengurusan MUI Tapsel periode 2025 – 2030 yang dikukuhkan tersebut yakni, Dr. Ali Sati Rangkuti sebagai Ketua MUI Tapsel bersama jajaran pengurus baru.
Dalam sambutannya, Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan.
Ia berharap MUI semakin memperkuat peran pembinaan umat di tengah berbagai tantangan global maupun daerah.
Baca Juga : Kerusuhan May Day Disimulasikan, Brimob Evakuasi Pejabat Daerah
Menurut Gus Irawan, kondisi dunia saat ini tengah menghadapi dinamika geopolitik dan ekonomi yang tidak stabil, termasuk dampak bencana alam yang baru saja melanda Tapsel.
” Secara makro dunia sedang tidak baik-baik saja. Tapsel juga baru mengalami bencana besar yang berdampak pada ekonomi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi kita sempat terkoreksi menjadi 2,4 persen, namun secara agregat tahunan masih mampu tumbuh 4,39 persen, ” ujarnya.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap bersyukur karena di tengah situasi sulit, Tapsel berhasil meraih sejumlah capaian nasional, termasuk penghargaan penurunan angka kemiskinan dari 6,92 persen menjadi 6,16 persen serta penurunan stunting yang signifikan hingga hampir 9 persen.
Bupati menegaskan pemerintah membutuhkan dukungan MUI sebagai mitra strategis, terutama dalam penguatan akidah umat, pembinaan moral masyarakat, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“ Kami berharap MUI menjadi benteng moral masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam membangun akhlak dan akidah umat, ” katanya.
Selain itu, Gus Irawan juga memaparkan berbagai program pemulihan ekonomi pasca bencana, diantaranya pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban bencana, pemberdayaan ekonomi berbasis BAZNAS, pengembangan sektor perikanan melalui program seribu kolam, hingga upaya mewujudkan kemandirian pangan seperti produksi telur ayam di Tapsel.
Tokoh Pembangunan Sumut H. Syahrul M. Pasaribu menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana dan mempertahankan capaian pembangunan.
Menurutnya, tantangan ke depan bukan lagi sekadar pembangunan fisik, melainkan pemulihan ekonomi masyarakat agar kehidupan kembali normal dan Tapsel segera bangkit.
“ MUI diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus wadah pemersatu organisasi Islam dalam menjaga stabilitas sosial dan pembangunan daerah, ” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Sumut H. Maratua Simanjuntak mengajak seluruh elemen umat Islam mendukung peran MUI.
Ia menegaskan amanah Munas MUI menekankan pentingnya kemandirian ekonomi organisasi agar mampu menjalankan fungsi pelayanan umat secara optimal.
“ MUI tidak akan kuat tanpa dukungan seluruh ormas Islam. Karena itu kebersamaan umat menjadi kunci utama, ” ungkapnya.
Ketua MUI Tapsel Dr. Ali Sati Rangkuti dalam sambutannya menyampaikan kepengurusan baru akan fokus pada tiga agenda besar keumatan, yakni penguatan akidah dan keimanan umat, peningkatan kualitas ilmu pengetahuan dan pendidikan, serta penguatan ekonomi umat.
Menurutnya, ketiga aspek tersebut harus berjalan beriringan agar masyarakat tidak terjebak dalam kemiskinan spiritual maupun ekonomi.
“ Kita ingin melahirkan generasi yang kuat iman, kuat intelektual, dan kuat ekonominya, ” ujar Ali Sati Rangkuti.(Wan)

