Wartalive.co.id – Kelompok Tani Bagus Makmur, kelompok tani mustahik binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), melaksanakan panen perdana semangka di sekitar dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sipangko, Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapsel Kamis (23/7/2026).
Panen perdana tersebut menjadi wujud nyata kerja sama tripartit antara BAZNAS Tapsel sebagai penyedia modal melalui program zakat produktif, kelompok tani mustahik sebagai produsen, serta SPPG sebagai mitra sekaligus pembeli hasil panen untuk mendukung kebutuhan bahan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hadir dalam panen perdana tersebut Bupati Tapsel H Gus Irawan Pasaribu, Ketua BAZNAS Tapsel Jon Sujani Pasaribu, Kepala Dinas Perikanan Tapsel Syaiful AP Nasution, Koordinator BGN Tapsel Wan Aprianti, PPL Pertanian, Camat Angkola Muaratais Yohanes, Kepala Desa Sipangko Azan Sinaga, Kepala SPPG Angkola Muaratais Martua, masyarakat Desa Sipangko, serta unsur terkait lainnya.
Baca Juga : Polres Tapsel Kembali Torehkan Prestasi IKPA
Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, mengapresiasi sinergi tersebut karena dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi yang dibangun tidak berhenti pada penandatanganan kerja sama, tetapi telah menghasilkan aktivitas produktif yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani.
” Ini sesuatu yang luar biasa. Kerja sama tripartit antara BAZNAS, kelompok tani binaan BAZNAS dan dapur MBG ini bukan sekadar teken-teken lalu dipublikasikan, tetapi sudah diimplementasikan, ” ujar Bupati.
Ia menjelaskan, sebelumnya kerja sama tersebut telah menghasilkan panen komoditas sayuran seperti buncis dan kini berkembang dengan panen buah semangka.
Kolaborasi antara kelompok tani di sekitar dapur SPPG dan pengelola dapur memiliki dua tujuan utama, yakni menjamin ketersediaan bahan pangan segar dan bergizi bagi penerima manfaat MBG sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan petani dan pelaku UMKM lokal.
Bupati berharap setiap dapur SPPG diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya.
” Selain memastikan kebutuhan pangan bagi anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui terpenuhi, keberadaan dapur MBG juga membuka peluang pasar yang pasti bagi hasil pertanian masyarakat, ” terangnya.
Ia menambahkan, petani memperoleh keuntungan lebih besar karena hasil panen dapat langsung dipasarkan ke dapur SPPG tanpa melalui pengepul maupun mengeluarkan biaya distribusi ke pasar.
Di sisi lain, dapur mendapatkan bahan pangan yang lebih segar dengan biaya distribusi yang lebih efisien.
Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk melihat langsung dampak Program Makan Bergizi Gratis di daerah.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal.
Dalam kesempatan itu, Gus Irawan turut mendorong BAZNAS Tapsel agar terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel dalam mengembangkan program zakat produktif bagi masyarakat kurang mampu.
Ia menegaskan, bantuan yang diberikan harus tepat sasaran kepada para mustahik agar mampu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi keluarga.
” Pemkab Tapsel juga terus mendorong pemulihan ekonomi masyarakat melalui berbagai program, termasuk fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga nol persen bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan, ” pungkasnya.
Sementara, Ketua BAZNAS Tapsel Jon Sujani Pasaribu, mengatakan panen semangka tersebut merupakan panen perdana komoditas buah dalam skema kerja sama tripartit antara BAZNAS, kelompok tani mustahik dan SPPG.
Menurutnya, BAZNAS berperan menyediakan modal usaha melalui zakat produktif, sementara kelompok tani memproduksi sayur-mayur dan buah-buahan yang selanjutnya diserap oleh dapur MBG sebagai off-taker.
” Panen hari ini dapat segera dikonsumsi. Bahkan hasil panen tidak perlu menginap karena bisa langsung diolah menjadi makanan bergizi, ” ujarnya.
Ia menambahkan, model kerja sama tersebut memberikan keuntungan bagi seluruh pihak. Petani memiliki kepastian pasar, sedangkan dapur memperoleh bahan pangan segar dengan kualitas yang dapat dipantau langsung dari proses produksi.
” Ke depan, BAZNAS Tapsel akan terus mendukung pengembangan berbagai komoditas lain yang dibutuhkan SPPG, seperti pepaya, melon dan aneka sayuran, ” terangnya.
Lihat Juga : AKBP Noval: Keamanan Daerah Butuh Dukungan MAHAJAYA
Ketua Kelompok Tani Bagus Makmur, Syahman Nasution, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan pendampingan yang diberikan BAZNAS Tapsel beserta seluruh pihak yang terlibat.
” Kami berharap bantuan tersebut menjadi langkah awal bagi kelompok tani untuk berkembang sehingga kelak mampu membantu petani lainnya di Desa Sipangko maupun desa-desa sekitar, ” katanya
Koordinator BGN Tapsel Wan Aprianti, Koordinator BGN Tapsel Wan Aprianti, mengapresiasi kolaborasi antara BAZNAS Tapsel dan kelompok tani mustahik yang telah mendukung kebutuhan dapur SPPG.
Sinergi ini memastikan bahan pangan yang digunakan untuk Program MBG tetap segar, berkualitas, sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi petani lokal. Kami berharap model kerja sama seperti ini dapat terus dikembangkan di wilayah lain di Tapsel, ” ungkapnya. (Wan)

