WartaLive.co.id — Aktivitas jual beli kembali menggeliat di Desa Malintang, Kabupaten Mandailing Natal, setiap hari Rabu. Pasar tradisional yang digelar seminggu sekali ini menjadi pusat pertemuan warga dari berbagai desa sekitar untuk memenuhi kebutuhan pokok, (21/01/2026)
Sejak pagi hari, pedagang mulai menggelar lapak sederhana di sepanjang area pasar. Beragam kebutuhan rumah tangga seperti sayur-mayur, ikan, daging, bumbu dapur hingga pakaian dijajakan kepada pengunjung. Suasana pasar tampak hidup dengan lalu lalang warga yang datang silih berganti.
Salah seorang pedagang sayur, Tikah, mengaku pasar hari Rabu masih menjadi tumpuan utama masyarakat untuk berbelanja. Menurutnya, meski tidak seramai dulu, pasar tetap memberi harapan bagi pedagang kecil. “Kalau hari Rabu ini memang paling ramai. Pembeli datang dari kampung-kampung sekitar. Alhamdulillah, meski kadang sepi, tetap ada rezeki,” ujarnya.
Baca Juga : Bencana Landa 14 Kecamatan, Pengungsi di Tapsel Tembus 12.000 Jiwa
Hal senada disampaikan Amir, pedagang ikan air tawar. Ia menyebut hasil penjualan sangat bergantung pada kondisi ekonomi masyarakat. Namun, keberadaan pasar mingguan ini dinilai sangat membantu pedagang dalam mempertahankan penghasilan. “Pasar ini penting bagi kami. Kalau tidak ada pasar Rabu, susah mau jualan. Harapan kami ke depan pembeli makin ramai dan daya beli masyarakat meningkat,” kata Amir.
Warga yang datang ke pasar mengaku terbantu dengan keberadaan pasar tradisional tersebut karena harga barang relatif terjangkau dan jarak yang dekat dari tempat tinggal mereka. Pedagang berharap pemerintah daerah terus memperhatikan keberlangsungan pasar tradisional Malintang, baik dari sisi fasilitas, kebersihan, maupun penataan lokasi, agar aktivitas jual beli dapat berjalan lebih nyaman dan tertib.(Sry)

