Tuesday, October 13, 2026

Pembangunan 227 Huntap Korban Banjir Batangtoru Dimulai

Baca Juga

Wartalive.co.id – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) resmi melanjutkan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban banjir Batangtoru. Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan huntap dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Senin (5/1/2026).

Penandatanganan tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan 227 unit rumah untuk warga terdampak banjir besar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batangtoru. Sebelumnya, tahapan peletakan batu pertama telah dilakukan sebagai simbol awal pembangunan.

- Advertisement -

Ratusan unit huntap itu akan dibangun di Dusun Taman Sari, Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, di atas lahan seluas lima hektare milik PTPN IV Regional I Kebun Hapesong Afdeling II.

Baca Juga : Satresnarkoba Polres Sibolga Ringkus Pengedar Ekstasi

Bupati Gus Irawan menyampaikan, meski dalam kontrak pembangunan ditargetkan rampung selama empat bulan, pihaknya berharap proses pembangunan dapat diselesaikan lebih cepat agar segera dihuni warga.

“Perjanjian hari ini sudah ditandatangani dengan pihak kontraktor. Walaupun dalam kontrak empat bulan, saya berharap dalam dua bulan sudah bisa ditempati warga, sebelum Idul Fitri. Itu harapan dan impian saya. Mohon doanya,” ujar Gus Irawan.

Ia menambahkan, pembangunan huntap akan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai pihak. Optimisme percepatan penyelesaian juga didukung kesiapan kontraktor di lapangan.

“Mudah-mudahan cuaca mendukung. Teman-teman optimistis bisa menyelesaikan dalam waktu dua bulan. Kita tidak ingin terpaku pada waktu empat bulan, karena yang terpenting warga bisa segera memiliki tempat tinggal yang layak,” katanya.

Meski demikian, Gus Irawan mengakui adanya potensi kendala, terutama akses jalan menuju lokasi yang sempit dan licin saat hujan.
“Kalau hujan, jalan menuju lokasi bisa licin dan sempit. Apalagi truk pengangkut material akan lalu-lalang. Ini tentu perlu pengaturan khusus agar tidak menghambat pekerjaan. Nanti akan kita carikan solusi terbaik,” jelasnya.

Lihat Juga : Polrestabes Medan Awali 2026 dengan Penguatan Pelayanan Publik

Pembangunan huntap ini diharapkan menjadi solusi permanen bagi warga korban banjir Batangtoru sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pihak swasta, dan masyarakat dalam pemulihan pascabencana. Penandatanganan kerja sama tersebut turut dihadiri perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, termasuk Mujianto, serta sejumlah pejabat Pemkab Tapsel.(Tamrin)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya