Wartalive.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) mengapresiasi komitmen PT Agincourt Resources (PTAR) dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu melalui Kepala Dinas Pendidikan Tapsel Efrida Yanthi Pakpahan, usai acara penganugerahan Beasiswa Tambang Emas Martabe (Martabe Prestasi) Tahun Ajaran (TA) 2026 – 2027, yang berlangsung di Sopo Daganak, Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PTAR telah memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, di samping berbagai sektor pembangunan lainnya.
” Atas nama Bapak Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, kami mengapresiasi PTAR yang terus melaksanakan CSR melalui Program PPM. Program ini sangat luar biasa membantu sektor pendidikan, selain sektor-sektor lainnya, ” ujar Efrida.
Baca Juga : 94 Persen Jalan Aceh Fungsional, Satgas PRR Pacu Pemulihan Pascabencana
Ia menjelaskan, sebelumnya PTAR juga telah menyerahkan bantuan berupa smartboard kepada sejumlah sekolah di wilayah lingkar tambang, masing-masing sebanyak empat unit per sekolah sebagai upaya mendukung proses belajar mengajar berbasis teknologi.
Dari perspektif dunia pendidikan, lanjut Efrida, masih banyak masyarakat Tapsel yang memiliki keterbatasan ekonomi sehingga kesulitan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Padahal, tidak sedikit pelajar di daerah itu yang memiliki kemampuan akademik dan potensi untuk berprestasi.
” Harapan kami, anak-anak Tapsel tidak kehilangan kesempatan menggapai cita-cita hanya karena faktor ekonomi. Mereka memiliki kemampuan, sehingga harus tetap bisa melanjutkan pendidikan, ” katanya.
Menurutnya, Program Beasiswa Martabe yang digagas PTAR telah menjadi solusi bagi siswa dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi.
Beasiswa tersebut dapat dimanfaatkan di 20 perguruan tinggi yang telah bekerja sama dengan PTAR.
Hingga tahun ajaran 2026 – 2027, tercatat sebanyak 341 pelajar dan mahasiswa asal Tapsel telah menerima Beasiswa Martabe Prestasi sejak program tersebut diluncurkan.
Sebelumnya, sebanyak 253 orang telah menerima beasiswa, kemudian pada tahun ajaran 2026 – 2027 kembali bertambah 88 penerima.
” Total penerima Beasiswa Martabe Prestasi saat ini mencapai 341 orang. Untuk jenjang mahasiswa, salah satu indikator penerima adalah memiliki IPK di atas 2,75, ” jelasnya.
Efrida juga berpesan agar generasi muda tidak menjadikan kondisi ekonomi sebagai alasan untuk menghentikan pendidikan, namun ia mendorong para pelajar untaktif mencari berbagai peluang beasiswa yang tersedia.
Lihat Juga : Karyawan Swasta Dibacok, Lima Terduga Pelaku Diamankan
” Jangan karena ekonomi, cita-cita kita terputus. Banyak jalan untuk menggapai impian, salah satunya dengan memanfaatkan berbagai program beasiswa. Di Tapsel saat ini ada Beasiswa Martabe dari PTAR dan tentu masih ada peluang-peluang beasiswa lainnya, ” ujarnya.
Selain dukungan dari perusahaan, Pemkab Tapsel juga tetap berkomitmen mengalokasikan anggaran untuk membantu mahasiswa.
Pada tahun ini, pemerintah daerah menganggarkan dana sebesar Rp100 juta sebagai bantuan stimulan bagi 40 mahasiswa, dengan nilai bantuan Rp2,5 juta per orang.
Penerima terdiri dari 20 mahasiswa kategori berprestasi dan 20 mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
” Program beasiswa pendidikan tidak akan kami hilangkan meskipun kondisi ekonomi sedang sempit dan adanya kebijakan efisiensi anggaran. Minimal pemerintah tetap hadir melalui bantuan stimulan. Ke depan kami berharap dapat terus berkolaborasi dan bersinergi dengan perusahaan-perusahaan yang ada di Tapsel untuk memperluas akses pendidikan bagi generasi muda, ” pungkasnya.(Wan)

