Monday, October 12, 2026

Pemprov Sumut Bantu Biaya Sekolah dan Kuliah Korban Bencana

Baca Juga

Wartalive.co.id – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan keringanan biaya pendidikan bagi masyarakat terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara. Keringanan tersebut dilakukan melalui perluasan Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG) serta bantuan biaya kuliah bagi keluarga korban bencana.

Program PUBG yang mulai diterapkan pada 2026 di Kepulauan Nias akan diperluas ke daerah terdampak bencana, antara lain Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Langkat, dan Tapanuli Utara. Kebijakan ini mencakup SMA, SMK, dan SLB negeri.

- Advertisement -

“SMA, SLB, SMK negeri tahun depan kita prioritaskan Kepulaun Nias, tetapi karena Tapsel, Tapteng, Sibolga, Langkat, Taput terdampak bencana maka akan kita gratiskan juga tahun depan,” kata Bobby Nasution usai menghadiri perayaan Natal di Desa Simataniari, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (27/12/2025).

Baca Juga : 648 Huntap Dibangun untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Sumut

Selain pendidikan menengah, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga akan membantu biaya pendidikan bagi orang tua yang anaknya sedang menempuh pendidikan tinggi, menyusul banyaknya warga terdampak bencana yang kehilangan mata pencaharian.

Sebelumnya, Bobby Nasution meninjau Gereja GEPKIN dan Gereja GKPA Huta Godang. Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan komitmen pemerintah untuk memulihkan lahan pertanian warga serta memperbaiki rumah, fasilitas umum, sekolah, dan rumah ibadah yang rusak akibat bencana.

“Rumah yang rusak ringan, sedang, berat dan hilang akan diperbaiki oleh Pak Presiden, begitu juga sawah kebun yang rusak akan kita pulihkan, dari bibit sampai pengolahan lahannya, gereja, sekolah, fasilitas umum lainnya juga akan kita bantu perbaiki, jadi amang, inang tenang, tetapi tentu ini bertahap, kami mohon untuk bersabar,” kata Bobby Nasution.

Saat ini, wilayah terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara masih dalam tahap pemulihan. Masyarakat bersama Tentara Nasional Indonesia, Polri, dan pemerintah terus membersihkan material longsor serta memperbaiki akses jalan.

“Kita sama-sama berdoa agar kita cepat pulih, bersama-sama kuat menghadapi bencana dan kita doakan Natal tahun depan bisa lebih baik, lebih ceria lagi,” kata Bobby Nasution.

Salah seorang warga Desa Simataniari, Intan, berharap akses jalan menuju Dusun Pasir Bidang segera dibuka agar warga dapat kembali ke kampung halaman.

Lihat Juga : Sinergi Brimob–TNI Bersihkan Rumah Warga Pascabanjir di Batang Toru

“Tolong bantu kami mengorek longsor di Pasir Bidang, kami sangat butuh agar kami bisa pulang ke kampung kami,” kata Intan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menyatakan akan segera menurunkan tim teknis untuk meninjau kondisi lapangan dan mempercepat perbaikan akses jalan.

“Kita akan turunkan tim teknis ke sini, melihat kondisi lapangan dan akan segera kita upayakan perbaikan akses jalannya,” kata Gus Irawan.(Ananda)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya