Monday, October 12, 2026

Pemuda Aek Sabaon Tapsel Panen 7 Ton Cabai Merah, Pemerintah Serahkan Bantuan

Baca Juga

Wartalive.co.id – Gerakan Panen Cabai Merah di Desa Aek Sabaon, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), berlangsung meriah, Kamis (13/11/2025)

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi program “Sumut Berkah” dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Ketapang TPH) Provinsi Sumatera Utara bersama Dinas Pertanian Kabupaten Tapsel.

- Advertisement -

Panen cabai merah tersebut dihadiri Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (UPT)  Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Dinas Ketapang TPH Provsu, Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Tapsel Mhd. Taufik Batubara,  perwakilan dari Kecamatan Marancar, Babinsa dan Kepala Desa Aek Sabaon, Kabid Hortikultura pada Dinas Pertanian Tapsel Sarietta Pasaribu, , Kabid Sarana, Kabid Penyuluha Pimpinan BPP Marancar, PPL, anggota Kelompok Tani dan masyarakat Desa.

Baca Juga : Menteri ATR/BPN Tegaskan Sinergi Pusat-Daerah atasi Konflik Pertanahan

Plt Kepala Dinas Pertanian Tapsel Mhd. Taufik Batubara, menyampaikan rasa bangga kepada kelompok petani muda Desa Aek Sabaon yang berjumlah 7 orang dan berhasil mengelola lahan untuk tananan cabai merah seluas 1 hektare dengan hasil panen yang memuaskan.

” Kita sangat mengapresiasi semangat para petani muda ini. Harapannya, mereka bisa menjadi contoh dan motivasi bagi pemuda lain di Kecamatan Marancar dan sekitarnya untuk ikut mengembangkan sektor pertanian, ”  ujar Kadis Pertanian Tapsel

Kadis juga menyambut baik dukungan benih unggul dari Bintang Asia dan sinergi antara Pemprov Sumut dan Pemkab Tapsel.

” Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan para tokoh yang peduli pada pertanian membuat program seperti panen cabai merah ini bisa terlaksana dengan baik dan memberi dampak nyata bagi masyarakat, ” terangnya.

Menurutnya, kolaborasi seperti ini sangat penting. Dengan benih unggul, pendampingan teknis, dan semangat petani muda, kita optimistis hortikultura Tapsel akan terus berkembang dan memberi kontribusi pada ketahanan pangan daerah.

” Panen cabai ini bukan hanya soal produksi, tetapi sebuah gerakan bersama. Dukungan banyak pihak, termasuk dorongan dari Pak Bupati Gus Irawan, menjadi energi positif bagi kita untuk terus memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani, ” ungkapnya.

Kelompok Tani Mandiri yang diketuai oleh Hariyadi Harahap ini menanam sekitar 7.000 batang cabai varietas Juro, benih unggul dari Bintang Asia.

Hingga saat ini, mereka telah melakukan panen sebanyak 13 kali dengan total produksi mencapai 6 – 7 ton. Harga jual di tingkat petani mencapai Rp40.000 per kilogram, dengan pemasaran ke wilayah Tapsel, Paluta dan Padangsidimpuan.

Perwakilan Bintang Asia, Hasmar Husein Nasution, menegaskan pentingnya penggunaan benih unggul untuk menjamin keberhasilan pertanaman cabai, serta memberikan edukasi mengenai pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Kepala UPT PTPH Dinas Ketapang TPH Provsu yang memberikan penyuluhan teknis kepada petani setempat mengatakan, gerakan panen ini tidak hanya menjadi wujud keberhasilan petani muda, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah, memperkuat ketahanan pangan dan mendukung program “Makan Bergizi Gratis.”

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu yang selama ini dinilai banyak memberikan perhatian pada perkembangan sektor pertanian di Kabupaten Tapsel.

” Semangat beliau untuk melihat petani maju sangat sejalan dengan upaya kita hari ini, terutama dalam mendorong lahirnya generasi petani muda yang produktif dan inovatif, ” terangnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyerahkan bantuan satu unit kultivator dan tiga unit handsprayer elektrik kepada Kelompok Tani Mandiri. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan Dinas Ketapang TPH Provsu dan Kadis Pertanian Tapsel.

Dengan produktivitas mencapai satu kilogram per batang, capaian kelompok petani muda ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian tetap menjanjikan bila dikelola dengan teknologi, semangat dan dukungan bibit unggul.

” Kami ingin menunjukkan bahwa bertani juga bisa sukses dan menjadi sumber penghidupan yang membanggakan, ” ujar Hariyadi Harahap, mewakili para petani muda Marancar.

Terpisah, Kabid Holtikultura pada Dinas Pertanian Tapsel Sarietta Pasaribu juga memberikan apresiasi kepada para petani muda yang telah menunjukkan capaian produksi sangat baik pada musim tanam kali ini.

Lihat Juga : Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah di Sulsel Ringankan BPHTB

” Kami melihat capaian kelompok tani Mandiri ini sebagai bukti bahwa hortikultura, khususnya cabai merah, memiliki prospek besar jika dikelola dengan benar. Produksi yang mencapai hampir satu kilogram per batang menunjukkan bahwa pemuda kita mampu menerapkan teknologi budidaya dengan baik, ” ujar Sarietta.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendampingi para petani, terutama generasi muda, dalam pengembangan komoditas hortikultura.

” Ke depan, kami akan memperkuat pendampingan melalui PPL, termasuk pengelolaan lahan, pengendalian hama terpadu, hingga manajemen pasca panen. Kita ingin memastikan petani bukan hanya bisa menanam, tetapi juga mendapatkan keuntungan maksimal, ” katanya. (Wan)

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya