Wartalive.co.id – Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), H. Jafar Syahbuddin Ritonga, mengajak seluruh masyarakat untuk bangkit dan memperkuat kebersamaan dalam menghadapi masa pemulihan pasca bencana yang melanda Tapsel beberapa waktu lalu.
Ajakan itu disampaikan Wabup Tapsel saat menghadiri Pengajian Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) di Dusun Sabatolang, Desa Sarogodung, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, Selasa (7/4/2026)
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Hamdan Zen, Plt Kadis Pendidikan Efridayanti Pakpahan, Plt Kadishub AM Fadhil Harahap, Kabag Kesra, Kabag Prokopim, Kabag Tapem, Camat Sipirok, unsur Polsek dan Danramil, pengurus BKMT Kabupaten dan Kecamatan, serta organisasi keagamaan seperti Aisyiyah, Muslimat, dan Al Jamiatul Washliyah.
Baca Juga : Pemkab Asahan Gelar Talk Show Peningkatan Skill dan Kompetensi
Wabup menyampaikan, dalam suasana Syawal yang penuh kebersamaan Wakil Bupati menyampaikan, berbagai bencana alam yang terjadi sejak November 2025 hingga awal 2026 menjadi ujian berat bagi Tapsel.
Meski demikian, ia menegaskan, pemerintah daerah bersama masyarakat terus berupaya bangkit dan mempercepat pemulihan.
“ Kita tidak boleh larut dalam kondisi. Justru ini saatnya kita bangkit bersama, memperkuat kekompakan, dan membangun kembali Tapsel yang lebih baik, ” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, saat ini tidak ada lagi warga terdampak yang tinggal di tenda pengungsian. Seluruhnya telah mendapatkan Hunian Tetap (Huntap), maupun Hunian Sementara (Huntara), sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan pasca bencana.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta dukungan dan doa masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat menjaga suasana kondusif, mempererat silaturahmi, serta meninggalkan kebiasaan ekonomi yang kurang sehat agar proses pemulihan berjalan optimal.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah juga terus mendorong program pemberdayaan ekonomi masyarakat, seperti sektor pertanian, peternakanndan perikanan, guna mempercepat kebangkitan ekonomi warga.
” Akibat bencana alam tersebut, kebutuhan anggaran pemulihan infrastruktur mencapai sekitar Rp2,7 triliun, meliputi pembangunan kembali sekolah, jalan, irigasi, serta sarana pertanian yang terdampak bencana, ” katanya
Lihat Juga : Wabup Asahan Minta Bank Sumut Tingkatkan Modal dan Pelayanan
H. Jafar Syahbuddin Ritonga, juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan soliditas BKMT yang terus aktif membina umat melalui kegiatan keagamaan.
Dalam suasana Syawal, ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat.
“ Dalam suasana Syawal ini, saya mewakili Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tapsel, mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Selama satu tahun kepemimpinan kami tentu masih banyak kekurangan, ” ujarnya.
Kegiatan pengajian akbar tersebut turut diisi dengan tausiyah agama yang mengajak jamaah meningkatkan rasa syukur, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan momentum Syawal sebagai ajang saling memaafkan.
Sejumlah tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, serta organisasi keagamaan juga turut hadir dalam kegiatan tersebut, yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.(Wan)

