Monday, October 12, 2026

Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Humbahas Sampaikan Pidato Kepala BPIP

Baca Juga

Wartalive.co.id – Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH, memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang dilaksanakan di Halaman Perkantoran Bukit Inspirasi Doloksanggul pada hari Minggu, 1 Juni. Dalam upacara tersebut, Lettu ARH R.R.J.F. Tampubolon bertindak sebagai Komandan Upacara, sementara AKP A.M.P.T. Batu Sitorus berperan sebagai Perwira Upacara. Peserta upacara terdiri dari anggota TNI/Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan pelajar.

Acara ini dihadiri oleh Forkopimda, Wakil Bupati Humbahas, Junita Rebeka Marbun, SH, MAP, Ketua DPRD Parulian Simamora, Kapolres Humbahas AKBP Arthur Sameaputty, S.I.K, serta Dandim yang diwakili oleh Mayor Arm G. Sebayang. Selain itu, turut hadir Kepala BPN Humbahas Manase Daniel Binsar, S.T., Wakil Ketua DPRD Humbahas Jessika Avelina Simamora dan Marsono Simamora, perwakilan anggota DPRD, perwakilan TP. PKK dan DWP Kabupaten Humbahas, pejabat utama Polres Humbahas, perwakilan Bank Sumut, staf ahli Bupati, asisten, kepala OPD, camat, kepala desa, pengurus Pramuka Humbahas, pengurus Koperasi Desa Merah Putih Kabupaten Humbahas, serta organisasi masyarakat Pemuda Pancasila.

- Advertisement -

Bupati Humbahas, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH, dalam kesempatan tersebut, membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Dalam pidatonya, disampaikan bahwa pada hari ini, 1 Juni 2025, kita kembali memperingati momen yang sangat signifikan dalam sejarah Bangsa Indonesia, yaitu Hari Lahir Pancasila. “Hari ini bukan hanya sekadar mengenang rumusan dasar negara, tetapi juga menegaskan kembali komitmen kita terhadap nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.” Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya.”

Baca Juga : Wabup Samosir Tekankan Karakter Tangguh dan Berbudaya Bagi Anggota Pramuka

Pancasila tidak hanya merupakan dokumen historis atau teks normatif yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Ia merupakan jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Setiap sila, dari yang pertama hingga yang kelima, mengandung prinsip-prinsip yang mengarahkan kita dalam membangun bangsa dengan semangat. Pada prinsip gotong royong, terdapat nilai-nilai keadilan sosial serta penghormatan terhadap martabat manusia.

Pemerintah telah menetapkan Asta Cita sebagai delapan prioritas dalam upaya mencapai Indonesia Emas 2045. Salah satu aspek yang paling mendasar dalam Asta Cita ini adalah penguatan Ideologi Pancasila, Demokrasi, dan Hak Asasi Manusia. Tanpa arah ideologis yang jelas, kemajuan dapat dengan mudah terancam. Kemajuan ekonomi yang tidak didasarkan pada nilai-nilai Pancasila berpotensi menimbulkan ketimpangan, sementara kemajuan teknologi yang tidak dipandu oleh moralitas Pancasila dapat mengarah pada dehumanisasi bangsa.

Penguatan Ideologi Pancasila menegaskan bahwa pembangunan bangsa harus senantiasa berlandaskan pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Dalam konteks globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila juga menjadi semakin beragam dan nyata.

Kita mengamati penyebaran ideologi ekstremisme, radikalisme, intoleransi, serta disinformasi yang berpotensi mengganggu kohesi sosial. Oleh karena itu, melalui Asta Cita, kita diharapkan untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, birokrasi, ekonomi, dan ruang-ruang ritual.

Sumber : Pemkab Humbahas

Warta Terbaru

Lima Mahasiswa Pattani Tiba di UIN Syahada Padangsidimpuan, Rektor Beri Pesan Khusus.

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper...

Artikel Menarik Lainnya