Wartalive.co.id – Upaya pemerataan listrik terus digenjot hingga ke pelosok daerah. Salah satunya melalui pembangunan jaringan listrik di Desa Patialo, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, yang ditargetkan rampung pada April 2026, (19/4/2026)
General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara, Mundhakir, turun langsung meninjau progres pembangunan jaringan listrik di desa tersebut. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan masyarakat segera mendapatkan akses listrik yang lebih andal.
Selama ini, warga Desa Patialo masih bergantung pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) berkapasitas 3 kilowatt (kW). Pasokan tersebut hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar penerangan bagi lebih dari 100 rumah, sehingga belum mencukupi untuk kebutuhan pendidikan maupun aktivitas ekonomi.
Baca Juga : 346 Jemaah Haji Madina Ikuti Manasik Akbar 2026
Masuknya jaringan listrik PLN melalui subsistem Sumatera diharapkan mampu menghadirkan pasokan listrik yang lebih stabil, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Namun, pembangunan jaringan listrik ini tidak lepas dari tantangan. Kondisi geografis yang terjal dan akses yang sulit menjadi hambatan utama dalam proses pengerjaan di lapangan. Meski begitu, PLN tetap berkomitmen menyelesaikan proyek tersebut tepat waktu.
“Pemerataan listrik bukan hanya soal menghadirkan terang, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh akses energi yang layak dan berkeadilan,” ujar Mundhakir yang dihimpun dari Koran Jakarta.
Ia menegaskan bahwa pembangunan listrik desa merupakan bagian dari program pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dukungan dari pemerintah desa dan warga setempat turut menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan. Kepala Desa Patialo, Aswarruddin, menyatakan pihaknya siap membantu kelancaran pekerjaan, termasuk membersihkan jalur jaringan dari pepohonan.
“Kami sangat berharap listrik PLN segera masuk ke desa kami. Selama ini listrik masih sangat terbatas,” ujarnya.
PLN pun mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang dinilai menjadi kunci keberhasilan proyek di tengah medan yang cukup berat.
Adapun pembangunan jaringan listrik di Desa Patialo mencakup sepanjang 3,85 kilometer. Kehadiran jaringan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keandalan listrik, tetapi juga membuka peluang usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
Dengan rampungnya proyek ini, PLN berharap masyarakat Desa Patialo dapat segera menikmati listrik yang lebih stabil dan mendukung berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari.(Sry)

