Sunday, October 11, 2026

PT Agincourt Resources Berkomitmen Lestarikan Adat Angkola

Baca Juga

Wartalive.co.id – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelestarian adat dan budaya lokal melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah penyelenggaraan Pelatihan Adat Makkobar yang rutin dilaksanakan bersama masyarakat di wilayah lingkar tambang.

- Advertisement -

Salah satu kegiatan pelatihan berlangsung di Kantor Kepala Desa Bandar Hapinis, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Jumat (17/7/2026).

Program ini bertujuan menjaga keberlangsungan tradisi markobar, budaya lisan masyarakat Batak Angkola yang sarat dengan nilai-nilai kehidupan.

Baca Juga : Wapang TNI Bekali Peserta Diklat Bela Negara KDKMP/KNMP, Tanamkan Jiwa Patriot, Nasionalis, dan Profesional

Tradisi markobar merupakan seni bertutur yang diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dalam berbagai prosesi adat, mulai dari pesta pernikahan, musyawarah keluarga hingga penyelesaian persoalan di tengah masyarakat.

Melalui markobar, nilai kebersamaan, penghormatan kepada mora (pihak pemberi perempuan), etika, serta semangat musyawarah terus ditanamkan kepada generasi muda.

Tutor Pelatihan Adat Makkobar, Sutan Kasahatan Siregar (Kasmudi Siregar) yang juga Tokoh Adat FORKALA Kabupaten Tapsel bersama Sutan Datu Oanggang Naposo (Parlaungan Siregar), mengatakan pelatihan ini tidak hanya mengajarkan tata cara markobar, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya.

” Pesan utama dalam kegiatan ini adalah menanamkan rasa kasih sayang dan penghormatan kepada mora serta menjaga tata krama dalam kehidupan bermasyarakat sesuai adat Batak Angkola, ” ujarnya.

Tokoh adat Bandar Hapinis, Ismail Hasibuan, menyampaikan apresiasinya kepada PTAR yang terus memberikan perhatian terhadap pelestarian budaya.

Menurutnya, kegiatan yang telah berlangsung selama dua tahun dan dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat ini menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk mempelajari adat yang mulai jarang dipraktikkan.

Sementara itu, Senior Supervisor Community Relations PTAR, Saud Parulian Harahap, mengatakan Program Pelatihan Adat Makkobar merupakan salah satu inisiatif perusahaan dalam mendukung pelestarian adat dan budaya di tengah masyarakat.

” Pelatihan ini merupakan bagian dari PPM PTAR di bidang kebudayaan. Saat ini kegiatan dilaksanakan di enam wilayah, yakni Kelurahan Wek II, Desa Wek IV, Desa Bandar Hapinis, Desa Muara Hutaraja, Kelurahan Wek I, dan Kelurahan Hutaraja, ” jelasnya.

Lihat Juga : Wapang TNI Bekali Peserta Diklat Bela Negara KDKMP/KNMP, Tanamkan Jiwa Patriot, Nasionalis, dan Profesional

Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang tumbuh bersama masyarakat, PTAR memandang pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Karena itu, perusahaan terus mendukung berbagai kegiatan adat dan budaya agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.

” Melalui kolaborasi antara perusahaan, tokoh adat, pemerintah desa dan masyarakat, tradisi markobar diharapkan tidak hanya tetap hidup, tetapi juga semakin dikenal sebagai warisan budaya Batak Angkola yang mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, penghormatan dan kearifan lokal yang patut diwariskan kepada generasi mendatang, ” terangnya (Wan)

Warta Terbaru

Gasing Natuna Go Inter-Daerah: Wabup Jarmin Restui Turnamen Terbuka 2027 dan Undang Anambas

Wartalive.co.id, NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus berkomitmen melestarikan gasing sebagai Warisan Budaya Melayu yang masih hidup dan semakin...

Artikel Menarik Lainnya