Wartalive.co.id, TAPANULI SELATAN – Jembatan gantung atau rambin yang menjadi akses penting masyarakat Desa Situmbaga, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), kini kembali dapat dimanfaatkan setelah direvitalisasi Polres Tapsel. Jembatan tersebut kemudian diberi nama Jembatan Merah Putih Presisi dan diresmikan penggunaannya, Selasa (29/9/2026).
Peresmian tersebut dipimpin Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso diwakili Wakapolres Kompol Muslim Amin, dihadiri jajaran Polres Tapsel, Pj. Kepala Desa Situmbaga Saiful Akhyar Batubara, tokoh masyarakat serta warga Desa Situmbaga.
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso diwakili Wakapolres Kompol Muslim Amin, mengatakan pemberian nama Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bagian dari program Polri yang lahir dari arahan Presiden Prabowo.
“ Kita beri nama Jembatan Merah Putih Presisi dan ini merupakan program dari Polri yang lahir dari arahan Presiden Prabowo, ” ujar Kompol Muslim.
Baca Juga: Gus Irawan : Nilai Pancasila Harus Diamalkan
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat, khususnya sebagai akses menuju perkebunan serta penghubung antar wilayah desa.
Kompol Muslim juga mengapresiasi masyarakat Desa Situmbaga yang ikut bergotong royong dalam proses revitalisasi jembatan.
Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar tetap dapat digunakan dalam waktu yang panjang.
“ Mari kita jaga bersama supaya tetap terawat, ” katanya.
Tokoh masyarakat Desa Situmbaga, Albani Nasution, menyampaikan apresiasi kepada Polres Tapsel atas perhatian dan revitalisasi jembatan tersebut.
“ Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Tapsel yang telah memperbaiki jembatan kami, ” ujar Albani.
Dengan selesainya revitalisasi, masyarakat kini kembali memiliki akses yang lebih baik untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk menuju kawasan perkebunan.
” Kami berjanji dan berharap jembatan yang telah diperbaiki tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh masyarakat, ” terangnya. (Wan)

