Sunday, October 11, 2026

‘Rap Makkail’, Cara Santai Polres Padangsidimpuan Mendekatkan Diri dengan Masyarakat

Baca Juga

Wartalive.co.id – Di Kolam Pancing Gunung Sisada-Sada, Kelurahan Panyanggar, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, terpancar suasana berbeda, Minggu (13/9/2026).

Di tepian kolam, puluhan peserta duduk dan berdiri menunggu pelampung bergerak. Sesekali, sorak dan tawa terdengar ketika seekor ikan berhasil diangkat dari air.

- Advertisement -

Namun, pagi itu bukan semata tentang ikan dan perlombaan. Kolam Pancing Gunung Sisada-Sada menjadi ruang perjumpaan antara kepolisian, pemerintah daerah, jurnalis dan masyarakat melalui kegiatan “Rap Makkail” yang digelar Polres Padangsidimpuan bekerja sama dengan Koalesi Production.

Baca Juga: Pengrurus PC dan PAC Muslimat NU Tapsel Dilantik Untuk Periode 2026 – 2031

Kegiatan dikemas dalam bentuk lomba memancing, makan siang bersama di atas daun pisang, serta silaturahmi dalam suasana informal.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, Ketua DPRD Padangsidimpuan Srifitriah Munawaroh, Wakil Ketua DPRD Taty Aryani Tambunan, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky, Sekretaris Daerah Rahmat Marzuki, tokoh agama, pimpinan OPD, jurnalis dan masyarakat.

Tidak ada suasana kaku seperti forum resmi. Polisi, pejabat pemerintah, wartawan dan warga berbaur, percakapan ringan mengalir di antara aktivitas memancing.

Bagi Polres Padangsidimpuan, “Rap Makkail” bukan sekadar lomba memancing, tetapi menjadi sarana membangun komunikasi dan kedekatan dengan berbagai elemen masyarakat.

Dalam suasana yang lebih santai, pesan-pesan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dapat disampaikan tanpa sekat.

Di saat yang sama, polisi juga memiliki kesempatan mendengar aspirasi dan masukan dari masyarakat.

Hubungan dengan media pun menjadi bagian dari komunikasi tersebut.

Jurnalis tidak hanya bertemu dengan kepolisian dan pemerintah ketika terjadi peristiwa yang membutuhkan pemberitaan.

Ruang informal seperti ini menjadi kesempatan untuk membangun hubungan kemitraan sekaligus memperkuat komunikasi publik.

” Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat hubungan antara kepolisian, pemerintah daerah dan media, ” ujar Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky di sela kegiatan.

Menurutnya, sinergi ketiga unsur tersebut penting untuk mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif sekaligus menghadirkan informasi yang positif dan edukatif bagi masyarakat.

“ Melalui kegiatan yang dikemas secara santai tersebut, hubungan kemitraan antara kepolisian, pemerintah daerah dan media diharapkan semakin solid sehingga dapat bersama-sama mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas Kota Padangsidimpuan, ” ujarnya.

Kapolres menegaskan, pihaknya akan melanjutkan kegiatan semacam ini dan tidak berhenti sebagai agenda sesaat.

“ Ada jilid satu, jilid dua, jilid tiga dan seterusnya berkesinambungan. Tetap kita upayakan berkelanjutan, ” katanya.

Harapan serupa disampaikan Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe yang mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai menjadi ruang untuk mempererat hubungan sekaligus menjaga komunikasi antar unsur tetap berjalan.

“ Kegiatan ini sangat positif karena dikemas dalam suasana santai dan penuh keakraban. Kami berharap kebersamaan tersebut tidak berhenti pada satu kegiatan, ” kata Letnan.

Menurutnya, pemerintah, kepolisian dan media memiliki peran masing-masing yang saling mendukung untuk kepentingan masyarakat.

“ Pemerintah, kepolisian dan media memiliki peran masing-masing yang saling mendukung untuk kemajuan dan kebaikan masyarakat Kota Padangsidimpuan, ” ujarnya.

Sementara bagi insan pers yang hadir, pertemuan dalam suasana informal juga memiliki arti tersendiri.

Riswandy salah seorang jurnalis, menilai suasana santai membuat komunikasi antara media, kepolisian dan pemerintah menjadi lebih terbuka.

“ Kami menyambut baik kegiatan seperti ini. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mempererat komunikasi antara jurnalis dengan Polres dan Pemko Padangsidimpuan, ” katanya.

Menurutnya, hubungan kemitraan yang baik dapat membantu media memperoleh informasi secara lebih terbuka.

Sebaliknya, pemerintah dan kepolisian juga memiliki ruang untuk menyampaikan program serta informasi kepada masyarakat melalui pemberitaan yang profesional dan berimbang.

“ Media siap menjadi mitra dalam menyampaikan berbagai program pemerintah dan kepolisian kepada masyarakat secara profesional, berimbang dan sesuai dengan kaidah jurnalistik, ” ujarnya.

Di sisi lain, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi langsung dengan kepolisian dan pemerintah.

Kemeriahan semakin terasa ketika panitia menyediakan berbagai hadiah untuk peserta lomba memancing.

Lihat Juga: Mahasiswa FDIK UIN Syahada Padangsidimpuan Tampil di Bali

Hadiah tersebut antara lain sepeda listrik dan peralatan rumah tangga elektronik.
Bagi peserta, hadiah tentu menjadi salah satu daya tarik.

Namun, di balik persaingan mendapatkan ikan, terdapat kesempatan untuk berkumpul dan membangun komunikasi.

Rudi Alamsyah, salah seorang peserta, mengaku kegiatan “Rap Makkail” memberikan pengalaman berbeda.

Selain menyalurkan hobi memancing, ia dapat bertemu dan berkomunikasi dengan polisi, pemerintah serta jurnalis.

“ Kami selaku komunitas memancing berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar secara berkelanjutan, ” kata Rudi.

Ia menilai kegiatan tersebut positif karena mampu mempertemukan masyarakat dengan berbagai unsur dalam suasana santai dan penuh keakraban.

“ Mudah-mudahan ke depan semakin sering digelar, sehingga hubungan antara masyarakat, kepolisian, pemerintah dan media semakin dekat dan komunikasinya semakin baik, ” ujarnya.

Menjelang siang, aktivitas di kolam masih berlangsung. Sebagian peserta berhasil mendapatkan ikan, sementara lainnya tetap sabar menunggu pelampung bergerak.

Iptu Ahmad Edi Sitompul, Kapolsek Hutaimbaru Polres Padangsidimpuan selaku panitia, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaga tradisi, mempererat silaturahmi dan mendukung pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas.

Menurutnya, komunitas masyarakat, termasuk para penggemar memancing, dapat menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“ Tujuannya menjaga tradisi, memperkuat silaturahmi, dan menjaga Harkamtibmas di wilayah Polres Padangsidimpuan, ” ujarnya.

Pada akhirnya, “Rap Makkail” bukan hanya tentang siapa yang mendapatkan ikan paling banyak atau membawa pulang hadiah.

Ada komunikasi yang dibangun, hubungan yang dipererat dan kepercayaan yang terus dirawat.

Dari tepian kolam, sekat antara polisi, pemerintah, jurnalis dan masyarakat perlahan mencair.

Mereka bertemu dalam ruang yang sederhana, berbincang tanpa jarak dan membangun kebersamaan.
Sebab, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya bertumpu pada aturan dan penegakan hukum.

Harkamtibmas juga membutuhkan komunikasi, kepercayaan dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat.

Di Kolam Pancing Gunung Sisada-Sada, pesan itu hadir dengan cara sederhana yakni, bertemu, berbincang, memancing dan membangun kebersamaan (Wan)

Warta Terbaru

Polres Padangsidimpuan Rangkul Pengelola THM Untuk Ciptakan Kota yang Kondusif

Wartalive.co.id, PADANGSIDIMPUAN - Dalam upaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Polres Padangsidimpuan bersama sejumlah instansi terkait menggelar Kegiatan...

Artikel Menarik Lainnya