Tuesday, October 13, 2026

Razia Satpol PP, Kawasan PKL Sekitar USU Tampak Lengang

Baca Juga

WartaLive.co.id – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan sekitar Universitas Sumatera Utara (USU), khususnya di sepanjang Jalan Dr. Mansyur dan Jalan Pintu I-IV. Area yang biasanya dipadati oleh deretan Pedagang Kaki Lima (PKL) kini tampak sepi dan lengang menyusul serangkaian razia intensif yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Sabtu (20/12025), trotoar yang biasanya menjadi titik kumpul mahasiswa untuk mencari kuliner ringan kini cukup bersih dari gerobak dan tenda pedagang. Tetapi beberapa Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membandel masih berjualan di pinggir jalan. Hari ini hanya sedikit pedagang yang berjualan dan kendaraan yang melintas sedikit lebih lenggang tanpa adanya hambatan arus lalu lintas yang biasanya dipicu oleh kendaraan pembeli yang parkir di bahu jalan.

- Advertisement -

Langkah tegas ini diambil Pemko Medan sebagai bagian dari upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) terkait estetika kota dan fungsi trotoar.

Baca Juga : Peduli Bencana, GERCEP Gelar Penggalangan Dana di Padangsidimpuan

Di sisi lain, kebijakan ini menuai reaksi beragam. Para pedagang mengaku kehilangan pendapatan secara drastis sejak penertiban diperketat. Sebagian pedagang memilih untuk tidak berjualan sama sekali karena belum mendapatkan lokasi relokasi yang strategis dan sebagian terpaksa pindah ke tempat yang lebih aman dari razia untuk berjualan.

“Kami tahu ada aturan, tapi kami berharap ada solusi atau tempat khusus yang disediakan agar kami tetap bisa mencari nafkah tanpa mengganggu jalan,” keluh salah satu pedagang batagor di depan RS Universitas Sumatera Utara.

Sementara itu, kalangan mahasiswa merasa dilema. Meski menyambut baik kondisi jalan yang menjadi lebih lancar dan trotoar yang lebih nyaman bagi pejalan kaki, mereka juga mengaku kesulitan mencari alternatif makanan murah yang biasanya tersedia di sekitar kampus.

Razia yang dilakukan untuk penertiban PKL di Jl. Dr. Masyur ini dilakukan setiap hari, para pedagang yang masih nekat untuk berjualan harus siap lari-larian saat ada petugas Satpol PP yang patrol. “Satpol PP tiap hari ngerazia disini, sudah sebulan lebih” ujar pedagang tersebut.

Pedagang merasa was-was saat berjualan di Jl. Dr. Mansyur tersebut, karena kalau dagangannya diangkut, mereka tidak bisa jualan dan kalau mau mengambil dagangan yang disita oleh Satpol PP harus menebusnya di kantor. “kalau mau dagangan yang disita balik, ya ditebus, kalau tidak mau balik, ya ditinggal saja, tidak perlu ditebus” ujar pedagang.

Sepinya kawasan PKL di seputaran USU tidak hanya memukul penghasilan para pedagang, tetapi juga membawa dampak bagi para pengemudi ojek online (ojol). Bagi ribuan driver di Medan, kawasan ini merupakan salah satu tempat untuk menunggu sebelum orderan masuk. Sebelumnya, mereka sering memanfaatkan celah di antara lapak pedagang untuk parkir tanpa mengganggu arus lalu lintas utama. Kini, dengan kehadiran petugas Satpol PP yang patroli para driver terpaksa terus berkeliling untuk menghindari teguran.

Lihat Juga : Menteri ATR/BPN Serahkan 14 Sertifikat Tanah Rumah Ibadah Kristiani

“Kami sekarang main kucing-kucingan lah. Berhenti sebentar di pinggir jalan langsung disuruh jalan. Kalau kami tidak mangkal di dekat sini, waktu jemput pesanan jadi lebih lama dan biaya bensin juga bengkak karena harus mutar-mutar terus,” ujar Rajab salah satu driver ojek online yang sedang berhenti.

Menurut salah satu driver ojek online di Lokasi, terjadinya kemacetan di Jl. Dr. Mansyur bukan dari pedagang kali lima saja, tapi banyak hal lain “kalau bicara macet, yang bikin macet itu parkiran mobil yang sembarangan, ada juga yang mutar arah dari jalan pintu ke arah padang bulan, orang yang membantu putar arah itu juga jadi salah satu biang kemacetan karena orang itu juga yang jaga parkir liar disini” ujar ojek online tersebut sebagai penutup.(Febrian)

Warta Terbaru

Bupati Labusel Lepas Funy Run BKPRMI, Lanjutkan Olahraga Bersama Masyarakat

Wartalive co.id, LABUHANBATU SELATAN --- Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, melepas peserta Funy Run yang diselenggarakan oleh...

Artikel Menarik Lainnya