Tuesday, October 13, 2026

RMBH RO Medan Dorong Pengembangan Kluster Salak Manis di Tapsel

Baca Juga

Wartalive.co.id – Tim Regional Micro Business Head (RMBH) Regional Office (RO) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Medan, melakukan kunjungan ke kluster Salak Manis di Desa Sigumuru Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (20/11/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat setempat sekaligus mendorong potensi ekonomi lokal melalui produk unggulan daerah.

- Advertisement -

Dalam kunjungan tersebut, tim RMBH RO Medan dipimpin Wakil Pimpinan Wilayah RMBH RO BRI Medan Wahib Gunadi didampingi Kabag Mikro Hamdan Sultoni dan Micro Ecosystem Departement Head Ibu Sisca Lia Marico Barus, bertemu langsung dengan para petani dan pelaku usaha salak manis, yang merupakan salah satu komoditas unggulan Tapsel.

Baca Juga : Pelantikan BMI Demokrat Sumut dan Medan: Dorong Generasi Muda untuk Cerdas dan Responsif Menuju Indonesia Emas 2024

Mereka mendiskusikan berbagai strategi untuk meningkatkan kualitas produksi, memperluas pasar, serta memperkenalkan teknologi pertanian modern yang ramah lingkungan. Langkah ini menjadi salah satu strategi untuk mewujudkan visi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Tapsel.

” Kami melihat potensi besar pada komoditas salak manis di Tapsel. Melalui kunjungan ini, kami ingin memberikan dukungan yang nyata kepada masyarakat, baik berupa pelatihan, pendampingan, maupun akses ke pasar yang lebih luas, ” ujar Wakil Pimpinan Wilayah RMBH RO Medan Wahib Gunadi.

Selain berdialog dengan para petani, tim juga mengunjungi lahan pertanian salak untuk memahami proses budidaya secara langsung dan memberikan materi terkait pemberdayaan ekonomi lokal dengan staf Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Padangsidimpuan di Banch Office BRI Padangsidimpuan.

Wahib menekankan RMBH RO Medan berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan masyarakat lokal dan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis komunitas.

” Kluster Salak Manis diharapkan menjadi model keberhasilan pemberdayaan masyarakat di sektor pertanian dan dengan adanya kunjungan ini kami menekankan pentingnya menjaga kualitas produk lokal agar dapat bersaing di pasar nasional dan internasional, ” ucapnya.

Lihat Juga : ASEAN Mining Conference 2024 : PTAR Berbagi Pandangan untuk Masa Depan Pertambangan Berkelanjutan

Salah seorang salak, Tukmasyah Putra Sihombing mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh tim RMBH RO Medan dan mereka juga sangat senang dengan kunjungan tersebut.

” Harapannya, dengan kunjungan dan dukungan kepada masyarakat petani salak, baik berupa pelatihan, pendampingan, maupun akses ke pasar yang lebih luas, produk salak manis kami bisa lebih dikenal dan diminati oleh konsumen, baik di dalam maupun luar daerah, ” ujar Tukmasyah. (Wan)

Editor : Indra Sikoembang

Warta Terbaru

HUT ke-27 Natuna, Bupati Cen Sui Lan Paparkan Capaian Pembangunan dan Anggaran Rp637,5 Miliar

Wartalive.co.id, NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas daerah saat upacara peringatan...

Artikel Menarik Lainnya