Wartalive.co.id — Kegiatan belajar mengajar di Sumatera Utara kembali normal mulai Senin (05/01/2026), seiring upaya pemerintah memprioritaskan pemulihan sektor pendidikan pascabencana banjir dan longsor, ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Sejalan dengan kebijakan tersebut, aktivitas sekolah di Kota Padangsidimpuan juga telah kembali berjalan normal usai libur panjang Tahun Baru 2026. Pantauan wartalive.co.id pada hari pertama masuk sekolah, Senin (05/01/2026), menunjukkan suasana sekolah yang ramai dengan kehadiran siswa dan guru sejak pagi hari.
Di salah satu sekolah negeri di Padangsidimpuan, para siswa tampak datang lebih awal dengan mengenakan seragam lengkap. Sejumlah guru terlihat menyambut kedatangan siswa di gerbang sekolah, sementara kegiatan belajar diawali dengan apel singkat dan pengarahan di dalam kelas sebelum pembelajaran dimulai.
Baca Juga : Jalan Rusak di Sihitang Ancam Keselamatan Pengguna Jalan
Antusiasme siswa terlihat jelas di hari pertama masuk sekolah. Selain kembali bertemu dengan teman-teman, para siswa juga mengaku siap mengikuti kegiatan belajar di semester baru. “Senang bisa masuk sekolah lagi dan ketemu teman-teman. Walaupun masih terasa ingin liburan, tapi sudah siap belajar,” ujar Muhammad, salah seorang siswa.
Hal serupa juga dirasakan para guru. Guru Pendidikan Agama Islam SD Negeri 200301 Pudun, Padangsidimpuan, Nadila Mawaddah, mengaku sangat bersemangat kembali mengajar setelah libur semester. “Saya merasa sangat senang dan siap kembali berinteraksi dengan siswa serta memberikan pembelajaran terbaik bagi mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, pada semester ini pihaknya telah menyiapkan sejumlah rencana untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, di antaranya dengan menerapkan metode yang lebih interaktif serta memanfaatkan teknologi dalam proses belajar mengajar.
Menurut Nadila, semangat siswa di hari pertama sekolah menjadi motivasi tersendiri bagi para pendidik. “Saya sangat senang melihat antusiasme siswa hari ini. Mereka terlihat siap belajar, dan itu membuat saya semakin semangat mengajar,” katanya.
Ia berharap para siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik serta semangat belajar yang tinggi agar kelak mampu membawa perubahan positif di lingkungan sekitar.
Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa dari total 1.215 sekolah di Sumatra Utara yang terdampak banjir dan tanah longsor, sebanyak 1.157 sekolah atau sekitar 95,23 persen telah siap kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar mulai 5 Januari 2026.
Lihat Juga : Pemkab Musi Rawas Percantik Masjid Agung Darussalam
“Untuk sekolah yang belum sepenuhnya pulih, kami menyiapkan kebijakan pembelajaran khusus dengan penyesuaian kurikulum agar proses pendidikan tetap berjalan optimal,” ujar Abdul Mu’ti saat peresmian bantuan revitalisasi satuan pendidikan di Kota Medan, Minggu (4/1/2026).
Meski sejumlah daerah di Sumatera Utara masih menghadapi dampak bencana alam, kondisi sekolah di Kota Padangsidimpuan dipastikan dalam keadaan aman dan tidak terdampak banjir. Seluruh satuan pendidikan di daerah ini dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara normal tanpa kendala berarti.(Sry)

