Sunday, October 11, 2026

Sopir ALS Asal Kotanopan Tewas dalam Kecelakaan Maut Muratara

Baca Juga

Wartalive.co.id — Kecelakaan maut antara bus ALS 346 dengan truk tangki BBM di Jalinsum Simpang Danau, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, (6/5/2026).

Kebakaran itu menewaskan sedikitnya 16 orang dan menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka bakar. Salah satu korban meninggal dunia diketahui bernama Maleh alias Male, warga Desa Singengu, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.

- Advertisement -

Male merupakan sopir kedua bus ALS 346 yang ikut terbakar dalam kecelakaan tersebut. Selain Male, sopir utama bus bernama Alif dan seorang kernet juga dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga : Dusun Untemungkur Kini Terang, Warga Rasakan Listrik Perdana

Informasi yang dihimpun, Male sudah cukup lama bekerja di perusahaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS). Ia memulai pekerjaan sebagai kernet sebelum dipercaya menjadi sopir.

“Memang sudah lama kerja di ALS. Orangnya baik dan sering pulang ke kampung,” ujar seorang warga Singengu, yang dihimpun dari Beritahuta.

Meski berasal dari Kotanopan, Male diketahui tinggal di Kota Medan bersama istri dan dua anaknya. Kabar meninggalnya Male membuat suasana duka menyelimuti keluarga di Desa Simpang Tolang dan Singengu.

Sementara itu, sopir utama ALS 346 bernama Alif disebut berasal dari Purwokerto, Jawa Tengah. Namun ia sudah lama tinggal di Medan dan dikenal akrab di lingkungan sopir ALS.

Sebelum menjadi sopir utama atau cincu, Alif diketahui pernah menjadi kernet dan sopir cadangan di beberapa armada ALS trayek Sumatera–Jawa.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mukmin Wijaya mengatakan hingga saat ini sebagian korban sudah berhasil diidentifikasi, sementara proses identifikasi lainnya masih dilakukan di RS Bhayangkara Palembang.

Lihat Juga : Siabu Dilanda Hujan Deras, Puluhan Rumah Warga Terendam

Adapun beberapa korban selamat yang berhasil terdata yakni Jumiatun, Ngadiono, Muhammad Fairul Hubaidi, dan Fadli. Sebagian korban mengalami luka bakar dan masih menjalani perawatan medis.

Polisi menduga kecelakaan terjadi saat bus ALS mencoba menghindari jalan berlubang di lokasi kejadian. Bus diduga hilang kendali hingga masuk ke jalur berlawanan dan bertabrakan dengan truk tangki BBM.

Benturan keras membuat kedua kendaraan terbakar hebat. Api dengan cepat membesar sehingga sejumlah penumpang diduga tidak sempat menyelamatkan diri.

Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.(Sry)

Warta Terbaru

LPON Adukan Plt Ketua PSSI Sumut Arya Sinulingga ke PSSI Pusat

Wartalive.co.id, MEDAN - Lembaga Pemerhati Olahraga Nasional (LPON) menyampaikan laporan dan pengaduan resmi kepada Pengurus PSSI Pusat terkait pelaksanaan...

Artikel Menarik Lainnya